Whole 180 degree view

Salah satu trik fotografi yang bisa digunakan dalam pemotretan lanskap adalah panoramic dengan menggunakan photo merge (menggabungkan beberapa foto). Di bawah ini adalah salah satu contohnya dimana saya menggabungkan 10 foto (posisi pengambilan portrait) untuk menjadi satu foto dengan cakupan hampir 180 derajat pandang. Hal yang tidak bisa dilakukan bahkan oleh lensa super super wide sekalipun.

Whole 180 degree view

Pada era pemotretan film panoramic dilakukan dengan sangat sangat repot. Tapi sekarang dengan kemajuan teknologi digital maka panoramic bisa dilakukan dengan cukup mudah.

Di bawah ini adalah foto apabila di ambil dengan lensa 12mm di APS-C :
Sunrise at Ancol

Sedangkan yang dibawah ini adalah di lokasi yang sama dengan menggabungkan 11 foto vertikal menjadi satu foto dengan cakupan sekitar 150 derajat pandang – lihat jauhnya perbandingan nya dalam hal sudut pandang :

Ancol in Panoramic

(warna agak berubah karena photo layer yang digunakan saat post-pro tidak sepenuhnya sama)

Berikut adalah beberapa trik yang relevan :

Fase pemotretan

  1. Gunakan tripod – atur kamera supaya posisi sensor tegak lurus terhadap horizon. Usahakan untuk tidak tilt kamera ke atas / bawah supaya nanti horizon tidak melengkung. Ini pengaturan yang paling repot.
  2. Posisi kamera portrait adalah yang paling maksimal, hal ini mengingat bahwa dengan posisi ini kita akan memperoleh pixel maksimal dari foto akhir. Ide baik untuk menambahkan sedikit ruang di kanan kiri atas bawah – untuk keperluan cropping nantinya
  3. Gunakan lensa dengan distorsi yang minimal – ada beberapa web bahkan menyarankan menggunakan lensa 50mm – tapi dalam pemotretan ini saya gunakan 12mm
  4. Apabila ingin menggunakan GND maka pasangkan terlebih dahulu. Untuk CPL saya rasa lebih baik tidak digunakan karena nanti langit belang – mengingat cakupan sudut pandang sangat luas
  5. Jepret dengan mode RAW
  6. Metering pada area terang / centre – catat aperture, shutter speed dan iso yang di hitung oleh kamera dengan mode Av
  7. Pindahkan ke mode Manual, lalu gunakan setting yang tadi sudah diperoleh. Jangan gunakan AWB, karena bisa berubah-ubah nanti color tone nya, sehingga belang.
  8. Lakukan pemotretan dengan menggeser perlahan setiap kali, sisakan minimal 30% overlapping. Saya sendiri mungkin kisaran 40-50% overlapping
  9. Hati hati dengan obyek bergerak, misalnya orang, perahu, ombak, awan, dll

Fase post pro

  1. Lakukan RAW convertion – lakukan setting untuk 1 foto, lalu copy recipe nya (umumnya bisa dilakukan di tiap RAW converter – Canon DPP, DxO Optics, dll)
  2. Setelah sejumlah foto siap, gunakan software untuk menggabungkannya. Saya menggunakan Photoshop – Photo Merge untuk menggabungkan
  3. Apabila horizon belum lurus kita bisa gunakan Photoshop – Edit / Transform / Warp untuk sedikit banyak meluruskan
  4. Setelahnya tinggal lakukan Flatten Image & Crop
  5. Lakukan post pro lanjutan apabila dibutuhkan

 

Beberapa web yang bisa dijadikan masukan :



One thought on “Whole 180 degree view”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *