White Balance Explained – Part 1

Salah satu komponen penting lain dalam fotografi selain “exposure triangle” adalah white balance. Setting white balance pada intinya adalah proses untuk menghilangkan pengaruh warna dari sumber cahaya, sehingga yang putih benar-benar terlihat putih juga. Mata manusia adalah alat paling canggih dalam hal penentuan white balance. Tapi kamera sampai saat ini masih kesulitan dalam auto white balance mereka. Terutama di sumber cahaya seperti lampu maka warna yang dihasilkan bisa terlalu biru, kuning atau bahkan hijau.

Pada White Balance 4000Kelvin (Custom) maka warna biru nampak muncul
Penggunaan Auto White Balance dalam kondisi pencahayaan external masih memadahi
Dengan menggunakan custom white balance (7500 Kelvin) kita dapat menciptakan suasana yang lebih warm

Warna & Cahaya

Warna sebenarnya adalah spektrum cahaya yang dipantulkan. Jadi suatu barang yang warnanya merah tidak lain adalah karena dia menyerap semua spektrum cahaya dan memantulkan hanya spektrum cahaya merah. Sedangkan warna putih adalah apabila semua spektrum cahaya dipantulkan, dan hitam apabila semua spektrum cahaya diserap.

Akan tetapi sumber cahaya juga mempengaruhi, jika sumber cahaya-nya hanya memancarkan cahaya biru maka misalnya warna merah tidak bisa muncul sempurna karena kurang spektrum cahaya merahnya. Spektrum cahaya yang dipancarkan biasanya di gambarkan dengan derajat panas dari benda berwarna hitam mutlak.

Courtesy of : http://www.cambridgeincolour.com/

Dapat dilihat pada suhu kisaran 5000 Kelvin spektrum cahaya yang dihasilkan cukup merata dari merah s/d violet. Inilah cahaya matahari / daylight kita. Tapi pada suhu rendah spektrum cahaya yang dihasilkan banyak merahnya. Pada suhu tinggi misalnya 9000 Kelvin maka spektrum cahaya yang dihasilkan banyak di dominasi biru/ungu.

Oleh sebab itulah white balance dengan kelvin tinggi akan memunculkan color cast kuning kemerahan – untuk menyeimbangkan spektrum biru yang dihasilkan sumber cahaya. Sedangkan pada temperatur rendah akan cenderung agak biru-violet untuk menyeimbangkan warna merah/kuning yang dihasilkan oleh sumber cahaya.

Umumnya white balance tidak dikenal dengan suhu, melainkan dengan situasi yang mendekati :

Courtesy of : http://www.cambridgeincolour.com/

Tunggu kelanjutan post ini yang akan menjelaskan penggunaan white balance di saat pemotretan.

MOTO YUK!!!


12 thoughts on “White Balance Explained – Part 1”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *