Weekend Photography

Coba lihat kamera yang ada di kamar, yang ada di dalam dry box, sudah berapa lama nganggur? Berapa lama gak ditekan shutter nya? ๐Ÿ™‚ Ayo coba motret lagi. Walau tidak jauh dari rumah ada banyak obyek yang bisa ditemui. Buat yang suka makro tentunya bisa mencari obyek makro di sesemakan. Siapa tahu dapat obyek yang menarik.

Tapi bukan hanya makro-ish yang bisa memotret di sekitar rumah. Kebetulan belakangan ini langit pancaroba sedang memberikan sunset yang menarik. Hal ini ditandai umumnya dengan kondisi siang hari yang sangat panas & kering, sementara langit di hiasi dengan awan cumulonimbus yang bulat-bulat. Kalau beruntung maka sore hari motoyuk-ers bisa ke daerah terbuka dan memotret sunset yang indah.

Foto diatas diambil di lapangan rumput dekat dengan perumahan kota wisata cibubur, rumah saya. Tidak jauh dari rumah, hanya 3 menit palingan. Tapi kebetulan memang sunsetnya sangat indah, jadi tanpa filter macem-macem hanya berbekal kamera & tripod foto diatas diambil. Berikut adalah foto yang diambil pada sudut yang lain.

Kunci foto diatas hanyalah : timing yang tepat, tripod dan white balance yang tepat. Saya selalu menggunakan white balance โ€œDaylightโ€ pada saat pemotretan twilight moment seperti ini. Hal ini karena apabila menggunakan white balance yang Auto maka biru langit tidak bisa keluar sepenuhnya.

Selain itu apabila anda adalah pengguna kamera Canon maka penting untuk memilih picture style โ€œStandardโ€ yang sudah di-push saturation nya hingga maksimal (+4). Tanpa di push seperti itu maka hasil dari kamera canon cenderung lembut & pastel. Sehingga warnanya lebih cocok untuk pemotretan model dibandingkan untuk landscape seperti ini. Tapi dengan mendorong saturation hingga paling maksimal maka warna-warna kuat & saturated seperti diatas bisa diperoleh langsung dari kamera.

Landscaper tidak hanya bergantung pada lensa super wide. Kadang untuk menekankan aksen langit tertentu kita perlu menggunakan lensa medium tele. Hal ini supaya detil awan & kontur langit bisa terlihat dengan jelas, seperti diatas & foto dibawah ini.

Foto dibawah ini bahkan dibuat dengan menggunakan lensa 105mm pada Canon 5dMarkII โ€“ satu focal length yang jarang digunakan oleh landscaper. Tapi karena detil langit & siluetnya butuh menggunakan focal length ini maka kenapa tidak?

Jangan terpaku hanya arah Barat dimana sang surya beranjak pergi. Seringkali di arah timur juga indah pada saat sunset seperti ini. Sama halnya dengan arah barat yang umumnya biru luar biasa indah pada saat matahari terbit. Coba untuk melihat arah lain dan mungkin akan menemui keindahan seperti ini :

Semua foto diatas diambil menggunakan Canon 5d Mark II. Saya menggunakan lensa 17-40 f4 L dan 24-105 f4 L IS beserta tripod. Mode pemotretan adalah Apperture Priority (Av) dengan apperture berkisar dari f8 โ€“ f16. Saya tidak menggunakan f22 karena saya tidak membutuhkan hyperfocals distance yang sangat dekat + menghindari difraksi lensa (yang mengakibatkan ketajaman gambar berkurang).

ISO berkisar antara 50-100 untuk mengurangi noise. White balance Daylight. Picture style Standard dengan Saturation +4. Format RAW tentunya adalah keharusan. EV saya sesuaikan dengan kondisi pemotretan, tapi umumnya berkisar di -1/3. Saya juga menggunakan mirror lock-up & timer untuk memastikan getaran minimal pada saat pengambilan gambar.

Apa semua istilah diatas? Silahkan baca-baca di motoyuk atau buka kembali manual book dari kamera anda ๐Ÿ™‚

ย 


11 thoughts on “Weekend Photography”

  1. Wow keren… ga usah jauh2 dan repot2 yah untuk menghasilkan foto yg spektakuler ini, cuma 3 menit dari rumah, dan yg terpenting tergantung dari fotografernya… 4TU.

  2. Pengen sekali motret bareng Motoyuk, cuma Sabtu dan Minggu biasa tugas Gereja (sebagai ketua lingkungan dan koord wilayah) dan tugas keluarga ๐Ÿ™‚
    Sy masih sering motret… paling yg jadi objek foto keluarga.

  3. indah bener hasil motret sunsetnya. ini namanya motret dengan biaya yang murah sekali ya Mas Edo. Tks atas TIP nya. Salam

  4. Wahhh harusnya kemarin gw baca ini dulu ya sebelum motret di ancol. Ok besok coba lagi deh. Hr ini ga bw kamera, pdhal lumayan bagus langitnya. Btw kalo langitnya ga ada birunya, pake daylight apa tetep akan keluar biru? Tx for sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *