Water Spray on Macro

Sabtu lalu saya mencoba lokasi makro baru di Cilangkap atas petunjuk dari rekan my-ers Fadholi. Lokasinya cukup sepi dan nyaman buat nge makro, enaknya adalah … banyak robber nya. Gak enaknya? Karena lokasi ini sepi maka robber nya juga relatif gak bisa diam, kabur melulu. Untungnya setelah mulai makan pagi mereka bisa tenang.

Dalam kesempatan ini kita mencoba untuk melakukan water spray, dimana menggunakan penyemprot air yang bisa digunakan untuk menyemprot bunga kita membuat background water spray.

Sayang memang kali ini kita belum terlalu berhasil. Berikut adalah karya saya dan Fadholi dengan parameter yang berbeda :

Breakfast_IMG_8129-web

Karya : Edo Kurniawan – Canon 5dm2 + Sigma 180mm f3.5 DG Macro – f10 iso800 1/640 secs

Dikarenakan speed yang cepat, maka butiran spray jadi agak ke freeze … dan tidak membuat garis garis spray yang kita inginkan. Kesimpulan : gagal

Fadholi

Karya : Fadholi – Canon 550d + EF 100mm f2.8 Macro – f5.6 iso200 1/250

Nah Fadholi berhasil memperbaiki sedikit dengan menggunakan speed yang lebih lambat sedikit + kucuran air yang lebih deras sedikit. Hasilnya adalah garis garis spray yang lebih tegas. Mendekati yang kita inginkan. Cuma kita masih gagal dalam hal ukuran garis yang seharusnya bisa lebih besar dan pencahayaan yang lebih dramatis.

Note :

  • Perbedaan tonal warna diakibatkan oleh perbedaan penggunaan white balance & posisi payung yang digunakan untuk menutupi obyek dan BG supaya tidak terlalu harshed
  • Perbedaan ukuran obyek bukan disebabkan oleh lensa, karena keduanya merupakan makro 1:1, melainkan lebih dikarenakan posisi pengambilan / minimum focus distance yang digunakan
  • Walau berharap untuk mengulang dengan speed lebih lambat lagi, tetapi kendala di lapangan (misalnya angin yang membuat obyek bergoyang) menghalangi kita untuk terlalu slow speed
  • Penggunaan tripod bisa jadi dimungkinkan karena obyek sudah relatif diam dan tenang setelah beberapa menit menikmati makanannya
  • Pada pemotretan ini kita juga menggunakan teknik backlight dimana sumber cahaya (matahari) ada di depan kita / di belakang obyek. Teknik ini akan lebih mudah digunakan apabila menggunakan spot metering



Leave a Reply MY-ers ...