The Face of Vietnam

Foto portrait yang menggambarkan wajah-wajah lokal seringkali merupakan cerminan budaya setempat. Memotret orang lokal dengan ekspresi-nya sangat menarik, walau tentunya harus dilakukan sesuai dengan budaya setempat. Ada negara dimana memotret tanpa ijin dipandang tidak sopan.

Danau di tengah kota Hanoi adalah pusat aktifitas warga. Setiap hari pagi dan sore banyak sekali orang berkumpul disana, baik untuk sekedar ngobrol atau (kebanyakan) berolahraga. Tidak seperti di negara lain yang kebanyakan orang muda yang sadar berolahraga, di Hanoi justru cukup banyak orang tua yang berolahraga. Wajah-wajah mereka yang segar dan ceria adalah wajah Vietnam, wajah budaya di Hanoi.

Tapi wajah yang muda juga memiliki cerita tersendiri. Foto anak-anak ini diambil di daerah terpencil yang dikenal dengan nama kampung nelayan. Lokasinya sendiri ada di tengah CatBa Island, jauh di tengah HalongBay. Akses informasi mereka lebih terbatas dibandingkan anak-anak di Hanoi. Tapi wajah mereka menggambarkan keceriaan dan kepolosan.

Senyum juga merupakan cerita tersendiri. Tour guide kami, Chuck – tidak tahu benar atau tidak nulisnya, senang sekali melayani, adalah foto di kiri bawah. Dia melayani selalu dengan senyum dan gembira, nampaknya customer service dan pekerjaan ini adalah passionnya. Foto gadis desa di sampingnya adalah salah satu warga di kampung nelayan yang mau menyewakan sepeda buat saya dan adik saya. To be honest dia adalah penyelamat kami karena saya dan adik saya sudah lemes dengkul menempuh perjalanan ke kampung nelayan. Kami sudah terlalu malas mengangkat pantat kami berjalan kembali ke kapal.

Traveling backpack, dan tidak dengan tour, memungkinkan saya bertemu dengan banyak orang dan budaya. Salah satunya adalah teman perjalanan saya dari USA, kiri atas. Dengannya saya bercerita panjang x lebar x tinggi. Mengenai perjalanannya, mengenai anak istrinya, cucunya, banyak sekali. Darinya saya tahu sedikit mengenai budaya di USA. Sedangkan foto lainnya menggambarkan kehidupan di Hanoi. Olahraga, jalan, sepeda, caping, berjualan buah, dll semuanya mengingatkan saya dengan budaya Hanoi, budaya Vietnam.

Someday I’ll be back 🙂

MOTO YUK!!!


One thought on “The Face of Vietnam”

Leave a Reply MY-ers ...