Tag Archives: Tips

Banner Custom

Quick Setting Fuji Saya

Ada beberapa pertanyaan mengenai bagaimana saya men-setting quick setting di Fuji saya. Buat yang belum paham, quick setting adalah semacam custom setting di canon. Dimana kita bisa atur preset berbagai setting yang kita mau, so pada saat kita mau motret human interest tinggal pilih quick menu ttt dan ganti dengan quick setting lain untuk pemotretan BW misalnya. Ini jauh mempercepat reaksi kita terhadap berbagai kondisi.

Di Canon ini juga tersedia, biasanya ada 3 custom setting. Sedangkan di Fuji pilihan menu yang bisa disetting lebih terbatas, tetapi ada 7 slot quick setting yang tersedia.

FullSizeRender1 300x209 Quick Setting Fuji Saya
Custom setting 1 ini saya gunakan untuk pemotretan human interest non model – dengan film simulation Astia yang lembut warnanya. Noise reduction saya kurangi karena Fuji agak terlalu kejam dengan proses noise reduction, jadi saya kurangi sedikit.
FullSizeRender2 300x204 Quick Setting Fuji Saya
Custom setting 2 adalah mode black and white yang saya sering gunakan dalam pemotretan street. Saya memilih jenis film simulation BW dengan yellow filter. Kontras nya lebih kuat sedikit daripada yang tanpa filter, tetapi tidak separah Red. Sharpness saya tambahkan karena umumnya untuk yang BW saya tidak proses lagi – SOOC. Sedangkan highlight tone saya tambahkan untuk memperluas dynamic range nya sedikit.

15036926347 83e28cf69d z Quick Setting Fuji Saya
Continue reading

MY Articles : Fish Eye Lens, By : Tedy

Hallo MY’ers ini sdikit saya intro mengenai arsitektur photography dalam kaitan penggunaan lensa fish eye…

Ulasan kecil ini dapat teman2 temui di buku “Dancing Perspectives” by Narsiskus Tedy terbitan elexmedia yang akan terbit agustus 2014 nanti.. sdikit saya buka dulu skrg… buat intro…

————————–

FISH EYE dalam arsitektur photography

Lensa apa yang memungkinkan kita bermain dengan distorsi? Fish eye jawaban nya. Penggagas lensa fish eye di dunia photography adalah Nikon pada tahun 1935, selanjutnya berkembang diikuti brand2 lain nya. Secara karakter lensa ini terbagi menjadi dua:

  • Fish eye circular: distorsi di kedua arah vertikal dan horisontal
  • Fish eye diagonal: distorsi terjadi pada sisi horisontal saja..

Beberapa jenis lensa fish eye yang banyak digunakan:

  • Canon – 15mm f2.8 Fish eye
  • Canon – EF 8-15mm f/4L Fisheye USM
  • Nikon – Nikkor 10.5mm f/2.8G AF DX Fish-Eye Lens
  • SAMYANG 8 mm f/3.5 Aspherical IF MC dijual untuk pasar Eropa dengan nama Rokinon 8mm
  • Tokina 10-17 mm Fish eye
  • SIGMA 15mm f/2.8 EX DG FISHEYE

Continue reading

MY BBM Group Editor Choice – July 2014

Berikut adalah sharing dari foto yang dipilih oleh admin BBM group motoyuk. Foto milik Fadholi. Semoga sharingnya bermanfaat.

———————

Mini Robberfly

FadholiBBwinner MY BBM Group Editor Choice   July 2014

Terima kasih kepada moderator dan teman-teman group BBM MY1 atas apresiasi yang diberikan untuk  foto ini sebagai weekly editor choice. Sebagai pembelajar, apapun dan dari manapun bentuk apresiasi yang datang tentu akan menambah motivasi dan semangat untuk meningkatkan progres serta kualitas hasil karya.

Foto ini diambil saat hunting bersama teman-teman pecinta macro photography (beberapa orang di antaranya MY-ers) di Desa Ciketing Udik, Narogong, Bekasi.

Continue reading

Sudut alternatif

Dalam pemotretan selain exposure, maka angle / komposisi adalah aspek yang sangat penting. Foto jadi terasa berbeda atau tidak dipengaruhi signifikan oleh angle yang digunakan. Apabila angle nya sejuta umat maka cenderung sulit untuk membuat impresi.

Saya mau sharing pengalaman waktu ke Todaiji Jepang (Nara area). Kuil ini sangat terkenal, jadi tidak heran semenjak pagi pagi saat dia dibuka pun sudah sangat ramai. Sungguh sulit untuk memperoleh clean shot di area turis begini. Tantangan utama pemotretan travel.

Kalau saya mengikuti angle sejuta umat yang biasa saja, maka saya akan masuk ke dalam kuil dan memotret dari kejauhan.

Sample2 Sudut alternatif

Angle sejuta umat …. mundur sedikit dapat framing, so agak sedikit tidak sejuta umat, tapi masih seribu umat mungkin

sample3 Sudut alternatif

Continue reading

MT-Haryono_DSCF6707-web

Fotografi adalah seni …. ide ….

Di artikel ini saya ingin membawa my-ers satu langkah ke depan dari sekedar teknik fotografi.

Fotografi adalah satu di antara sedikit bidang yang menggabungkan teknik (otak kanan) dan art (otak kiri). Keduanya tentu saja harus balance, foto yang secara teknik sempurna tetapi tidak ada ide orisinil nya akan terasa kurang jiwa nya. Sementara foto dengan ide yang sangat orisinil tetapi tidak di bawakan dengan teknik yang benar akan terasa dodol juga, gak jelas apa sebenarnya ide nya malahan bisa bisa.

Saya menulis ini bukan karena saya sudah jago … saya masih jauh dari jago. Saya menulis ini sekedar share saja bahwa belajar dengan tidak balance juga tidak akan membuatmu jadi lebih bagus dalam fotografi. Saya sendiri orang teknik, saya bekerja sebagai kuli IT, so saya sadar betul mungkin teknik saya cukup kuat tetapi art belum. Makanya saya terus mengasah bagian itu.

14172869289 3b6fc370ab o Fotografi adalah seni .... ide ....

Soal teknik mungkin sudah sering dibahas. Bicara mengenai teknik dasar exposure, color, post processing dan banyak teknik + tips lain. Cari saja di google bejibun. Tinggal bagaimana kita mengasahnya dari waktu ke waktu.

Continue reading

14134470956_00cfe39620_o

Steel Wool Photography

Sebenarnya ini pertama kali saya moto steel wool. Jadi mohon maaf kalau sharing nya juga masih terbatas, sebatas yang saya dapatkan saat motret kemaren.

 

Persiapan

Untuk pemotretan steel wool kamu membutuhkan :

  • Steel wool nya sendiri : bisa di beli di Ace hardware atau toko bangunan. Ini umumnya untuk mengikis karat. Pilih yang nomornya paling kecil / paling halus. Tapi tentunya bisa juga di kombinasikan.
  • Pemegang steel wool : ini bisa dibuat sendiri. Salah satu langkah langkah pembuatan yang bagus bisa dilihat di web ini. Kemaren saat praktek salah satu kesalahan kita adalah membuat pemegangnya terbuka, sehingga seringkali steel wool nya terlempar keluar.
  • Korek api
  • Kamera, flash dan tripod
  • Relawan untuk memutar steel wool
  • Lokasi yang asyik : walau steel wool esensinya adalah putaran api nya, tapi kalau di bantu dengan lokasi yang bagus tentunya lebih ok

14157584075 33c44a404a z Steel Wool Photography

Continue reading

_DSC8755FINALE

My-ers Articles : Macro Editing, By : Villy Pramudya

Sehabis mengikuti workshop macro beberapa waktu yang lalu saya banyak mendapatkan pencerahan tentang Macro Photography, baik itu teknik, pencahayaan natural dan editing.

Tapi bukan itu yang saya mau share disini,melainkan bagaimana mendapatkan pencahayaan yang bagus dan juga berkesan sehangat mentari pagi melalui olah digital di Adobe Photoshop.

Mari kita lihat foto dibawah,

DSC8755 My ers Articles : Macro Editing, By : Villy Pramudya

Langkah pertama saya saat ambil foto macro, objek/POI selalu saya letakkan di tengah-tengah frame,atau paling tidak saya ambil 2/3 dari bidang frame kamera. Mengapa? karena foto macro membutuhkan cropping dan pengaturan angle terbaik pada akhirnya.

Nah, daripada bingung nantinya lebih baik letakkan objek di tengah-tengah (gunakan point focus paling sensitive di viewfinder yaitu di titik tengah).

 

Continue reading

Macro Concept

Weekend lalu adalah pengalaman pertama saya melakukan pemotretan makro konsep. Yang di maksudkan dengan makro konsep adalah pemotretan makro dimana binatang dan scene di atur berdasarkan konsep tertentu. Jadi bukanlah pemotretan di habitat asli serangga tersebut.

Ada pro dan kontra mengenai hal ini. Tetapi menurut saya (apalagi setelah merasakannya sendiri) bukan berarti pemotretan konsep lebih mudah. Dibutuhkan persiapan yang matang dan teknik yang baik pula untuk mampu melakukannya.

Yang penting menurut saya adalah : Jangan kita menyiksa serangga / binatang demi kepentingan fotografi semata – misalnya dengan membekukan serangga di freezer, memberikan makanan tertentu yang berbahaya, dll. Sejauh itu masih dijaga, dan setelahnya serangga dilepaskan ke alam bebas maka saya rasa pemotretan konsep ini baik adanya.

Kebetulan saya tidak sempat lama berada di lokasi, mungkin my-ers lain bisa share juga teknik lain yang digunakan. Salah satu teknik yang digunakan adalah dengan meletakkan siput kecil (bisa di peroleh di habitat mereka di area lembab dekat kebun dll) di bunga, dengan kondisi pencahayaan backlight. Bunga sendiri bisa di jepitkan ke tripod demi stabilitas dengan menggunakan photo clam.

photo clam Macro Concept

Cari background yang gelap (misalnya rerimbunan pohon) atau sinar yang menerobos rimbun pohon (sehingga menjadi bokeh). Cangkang siput apabila dalam posisi yang tepat bisa tembus pandang dan kelihatan sangat menarik.

13186454494 6bff58021b z Macro Concept
Dalam pemotretan ini saya kurang sempurna dalam hal pencahayaan. Masih kurang terlihat efek bakclight yang maksimal. Tapi kurang lebih ini adalah konsep nya - Fuji XT1 + Nikon AFD 105mm f2.8 - f8 iso1600 Velvia

Continue reading

I’m New To Fuji … what should I do ?

Sengaja di tulis buat teman-teman yang (ngaku-nya) keracunan Fuji dan akhirnya membeli. Ini adalah beberapa hal yang saya lakukan dengan Fuji X Pro1 milik saya. Siapa tahu bisa digunakan.

 

Operasional Exposure & Warna

Fuji tidak memiliki menu / tombol untuk memilih mode, misalnya Av, Tv atau manual. Tetapi Fuji memusatkannya pada kontrol luar :

  • Untuk mengatur aperture, putar ring aperture yang ada di lensa. Angka yang dipilih adalah angka aperture yang akan digunakan. A adalah untuk Auto aperture – alias nilai aperture dipilih oleh kamera.
  • Apabila lensa mu adalah lensa zoom (misalnya 18-55) maka tidak ada angka di ring aperture lensa ini. Ring ini merupakan ring yang berputar 360 derajat – setiap putaran memberikan sinyal pada kamera untuk mengubah aperture 1/3 stop. So, putar dan lihat aperture yang terbentuk di viewfinder / LCD. Ada tombol tersendiri untuk memilih Auto (A).
  • Di bagian atas kamera ada pilihan shutter speed. Kembali A adalah untuk Auto.
  • Jadi apabila :
    • Aperture dipilih, shutter speed Auto = Mode Av
    • Shutter speed dipilih, aperture Auto = Mode Tv
    • Kedua aperture dan shutter speed dipilih = Mode M
    • Kedua aperture dan shutter speed Auto = Mode P

fuji xt1 1024x768 Im New To Fuji ... what should I do ?

Selain itu ada tombol untuk kita memilih Exposure Compensation (EV) – dimana Ev negatif artinya akan mengkompensasi metering dan membuat foto lebih gelap, dan sebaliknya.

Continue reading

Small-Step-Giant-Leap_DSCF5178-iphone

DOF Preview Button

Mungkin tidak semua orang sadar bahwa ada tombol yang namanya DOF preview button ini. Lokasinya biasanya ada di dekat pertemuan lensa dan body, beda merk kamera biasanya berbeda pula lokasinya. Selain tempatnya tersembunyi, setelah di tekan kok rasanya tidak ada dampak apapun, makanya sering dilupakan. Padahal ini sebenarnya cukup berguna di beberapa kesempatan.

dofpreviewbutton DOF Preview Button

Sebelum membahas guna tombol ini maka perlu dipahami cara kerja kamera terlebih dahulu.

Apa yang kita lihat di viewfinder adalah cahaya yang masuk dari lensa. Supaya viewfinder terang dan nyaman digunakan maka salah satu “trik” produsen DSLR adalah dengan mensetting lensa pada bukaan maksimal.

Jadi kalau kita menggunakan lensa 70-200 f2.8, walaupun kita menggunakan aperture f8 maka pada saat kita melihat dari viewfinder lensa sebenarnya dalam posisi aperture f2.8. Sedangkan misalnya kita menggunakan lensa 70-200 f4, berapapun aperture yang kita setting maka saat kita melihat di viewfinder itu adalah hasil dari bukaan maksimal, yaitu f4.

Ini menjelaskan kenapa viewfinder terasa lebih nyaman dan terang apabila kita menggunakan lensa dengan bukaan maksimal yang lebar. Dan sebaliknya. Karena viewfinder memanfaatkan bukaan maksimal ini.  << Auto focus juga menggunakan cahaya yang berlimpah dari lensa dengan bukaan lebar, itu sebabnya lensa bukaan lebar cenderung sedikit lebih cepat melakukan focusing >>

Continue reading