Tag Archives: new

Canon EF 35mm f2 (new) & 24-70 f4 L IS

Canon baru saja mengumumkan 2 lensa baru : EF 35mm f2 IS (USM) dan Canon EF 24-70 f4 L IS. Detil review bisa dibaca di banyak site di internet. Saya sendiri juga belum coba – tapi berikut pendapat saya soal kedua lensa ini :

 

Canon EF 35mm f2

Seperti my-ers ketahui saya penggemar lensa fixed / prime. Dan range 35mm adalah salah satu yang menarik buat saya. Sayangnya lensa 35mm f2 canon yang lama kurang mantap sharpness di corner nya. Bokehnya juga cenderung kasar dan AF nya berisik. Sedangkan 35mm L (f1.4) harganya cukup mengelus dada.

Keberadaan lensa ini rasanya tepat, asalkan harganya tidak membuat mengelus dada kembali. Karena memang lensa 35mm f2 yang lama adalah hasil dari desain tahun “jebot” … sehingga sudah saatnya diperharui. Saya mungkin akan mempertimbangkan membeli lensa ini.

 

 

 

Canon EF 24-70 f4 L IS

Lensa ini akan dijadikan lensa kit buat full frame canon (Kalau sebelumnya 24-105 f4 L IS yang dijadikan kit). Lensa ini lebih baru, sehingga jelas optik sudah di improve (teori nya) dan IS jelas lebih baik dari sebelumnya. Satu fitur yang menarik adalah kemampuan macro sampai dengan pembesaran 0.7x

Tetapi saya pribadi merasa kurang “puas” dengan range 24-70mm untuk lensa all round

Dulu waktu menggunakan 24-105mm saja rasanya 105mm masih kurang. Lalu di saat low light, f4 itu cukup menyiksa. Jadi saya sebenarnya lebih suka dengan range lensa milik nikon : 24-120 f4 VR – atau ya kalaupun tetap 24-105mm biarkanlah dia mendapatkan bukaan terbesar f2.8

Hahahaha … so, kalau saya .. skip this lens :p

 





Gadget Update : Fuji X-E1 dan Sony NEX 5R

Minggu yang penuh dengan kejutan, ada banyak gadget baru diluncurkan dalam beberapa minggu akhir ini. Dan semuanya “mind-blowing” hahaha … so buat yang masih memikirkan mau beli mirrorless apa, dua kamera ini bisa jadi salah satu bahan pertimbangan.

Fuji X-E1 (leaked)

Beritanya masih belum sepenuhnya confirm. Tapi apabila benar, maka ini bisa jadi salah satu pilihan yang menarik. Dengan spesifikasi yang sangat mirip dengan kakaknya (Infamous : Fuji X Pro1), minus hybrid viewfinder (yang beberapa orang juga tidak sepenuhnya paham – kecuali yang pernah pakai rangefinder seperti Leica M), tapi dengan harga yang jauh lebih atraktif. Oh, ya dia juga memiliki built in flash (penting ga sih?)

Fuji seri X ini memang menarik karena sensornya superior (tanpa anti-alias), lensanya juga sangat baik (walau masih sedikit) dan tentunya : bodynya sangat seksi menggoda buat para fotografer. Klasik.

Beritanya bisa dibaca disini.

Hemmmmm … thinking to have one.

 

Sony NEX 5R

Yang satu ini juga sama menggodanya, terutama buat yang sedang mikir beli sony nex 5n. Akan diluncurkan di Oktober tahun ini dengan harga sekitar USD 750 (with kit lens).

Spesifikasi dan bentuknya mirip dengan sony nex 5n, tapi dengan tambahan AF system yang lebih cepat (hybrid antara phase detection dan contrast) dan beberapa pengaturan tombol baru (termasuk satu buah functional dial di bagian atas – di nex 7 ada 2 buah).

Selain itu sony juga membenamkan sistem transfer WiFi antara kamera ini dengan smartphone android dan apple iOS. Dengan menggunakan aplikasi yang bisa di download di market kita bisa memindahkan foto (saya rasa JPEG ya) ke smartphone kita. Akibatnya? Bisa langsung di post pro dan di unggah ke berbagai social media & instagram. Kerennnnn !!!!

Selain itu sekarang touch screen nya sudah bisa digunakan untuk shutter juga (sudah makin mirip smartphone ya?) – ini akan mempermudah pengoperasian, terutama buat lensa manual yang butuh peeking ke area tertentu, lalu jepret segera.

Walau sony masih punya PR dengan jajaran lensanya, tapi kembali lagi sony meluncurkan body kamera mirrorless yang keren. PS : Sony, tolonglah, segera berikan kami lensa lensa yang lebih baik dan canggih – kami jamin penjualanmu akan meningkat drastis.

Buat mereka yang sudah memiliki sony nex 5n, mungkin ini bukan upgrade yang cukup “value” – tapi buat yang mau beli sony mirrorless, better nunggu yang ini keluar kayaknya.





Canon M Series – Kamera mirrorless pertama milik Canon

Baru saja saya mengulas mengenai apakah mirrorless dan phoneography akan berjaya, beberapa hari lalu akhirnya Canon meluncurkan kamera mirrorless pertamanya (Buat yang masih penasaran soal apa ini mirroless kamera, bisa search di wikipedia / google, atau coba cari di motoyuk juga – beberapa waktu lalu saya menulis mengenai ini). Kamera mirrorless pertama canon ini di beri seri “M” – dilengkapi pertama kali muncul dengan 2 lensa + 1 adapter :

  • Canon EF-M 22mm f2 STM (STM adalah jenis mesin autofocus baru Canon setelah generasi USM)
  • Canon EF-M 18-55 f3.5-5.6 IS STM
  • Canon EF to EF-M Adapter (yang memungkinkan menggunakan semua lensa DSLR canon – baik seri EF-S, EF dan EF L Series)

Saya tidak akan membahas detil mengenai spesifikasi kamera ini. Lengkapnya bisa dibaca di berbagai situs di internet yang mengulasnya, salah satunya adalah Dpreview.com yang membahas cukup detil mengenai kamera ini. Secara garis besar (buat yang malas browsing) kamera ini memiliki spesifikasi mirip dengan Canon EOS 650D yang baru saja diluncurkan oleh Canon.

Tidak perlu khawatir soal kualitas gambar rasanya karena dia menggunakan sensor 18 MPixel dengan crop factor 1.6x (sama dengan canon DSLR non full frame). Rasanya dengan sensor demikian kita akan menemukan kualitas gambar dan noisenya boleh diadu dengan DSLR moderen.

ISO yang diberikan juga cukup “generous” 100-25.600 – setara dengan banyak DSLR moderen.

Video juga ok dengan kualitas 1080p30. Sedangkan layar sentuh dibagian belakang konon mirip sekali dengan EOS 650d – sudah memiliki densitas 1.040.000 pixel, dengan kemampuan swipe & pinch zoom touch.

Continue reading Canon M Series – Kamera mirrorless pertama milik Canon