Tag Archives: hanoi

The Face of Vietnam

Foto portrait yang menggambarkan wajah-wajah lokal seringkali merupakan cerminan budaya setempat. Memotret orang lokal dengan ekspresi-nya sangat menarik, walau tentunya harus dilakukan sesuai dengan budaya setempat. Ada negara dimana memotret tanpa ijin dipandang tidak sopan.

Danau di tengah kota Hanoi adalah pusat aktifitas warga. Setiap hari pagi dan sore banyak sekali orang berkumpul disana, baik untuk sekedar ngobrol atau (kebanyakan) berolahraga. Tidak seperti di negara lain yang kebanyakan orang muda yang sadar berolahraga, di Hanoi justru cukup banyak orang tua yang berolahraga. Wajah-wajah mereka yang segar dan ceria adalah wajah Vietnam, wajah budaya di Hanoi.

Continue reading The Face of Vietnam

Rural Area in Tamcoc, Vietnam

Tamcoc adalah area di dekat Hanoi, Vietnam. Perjalanan kesana memakan waktu sekitar 1 jam menggunakan jalan darat. Sebenarnya salah satu atraksi utama di Tamcoc adalah sawah yang ada di pinggir sungai di tengah bukit karst yang menjulang seperti di HalongBay. Itu sebabnya dia dikenal dengan nama HalongBay on paddy fields.

Tetapi sebelum mencapai atraksi utama ini kita bisa juga menggunakan sepeda berkeliling melihat rural area yang ada disana. Salah satu foto yang berhasil saya dapatkan disana adalah foto pengendara sepeda di bawah ini. Langit yang biru, jalanan dan pohon yang kuning dan baju pengendara yang merah segera membuat saya merasa harus mengabadikannya.

Continue reading Rural Area in Tamcoc, Vietnam

“Gamping” Maker @ Vietnam

Gak ngerti bahasa inggrisnya gamping apa sih? Haha, intinya ini salah satu hasil perjalanan naik sepeda di area Tamcoc, Vietnam bersama adik saya. Di ujung perjalanan kebetulan ada rumah penduduk lokal yang pekerjaannya membuat gamping, bahan campuran semen. Proses pembuatannya sendiri nampaknya batuan kapur di bakar dalam tungku yang sangat besar. Proses pembakarannya sendiri nampaknya seperti proses pembuatan arang, jadi dengan api kecil (oksigen rendah).

Tungku-nya sendiri adalah silinder yang nampak di tengah foto itu. Suhunya relatif sangat panas, apabila kita ada disana nampak bahwa udara di sekitar tungku memuai. Tentunya saya tidak berminat mendekat lebih dekat lagi.

Continue reading “Gamping” Maker @ Vietnam

Hanoi Pics #3

Beberapa lagi hasil pemotretan saat mengunjungi Hanoi, Vietnam beberapa waktu lalu :

Business in Hanoi - www.motoyuk.com

Foto yang ini esensinya adalah kecepatan menangkap momen. Momen dimana sepeda lewat tepat di tengah mobil pickup tidak dapat diulang. Waktu itu saya hanya memiliki waktu sekitar 10 detik sejak melihat sepeda mendekati pickup, membayangkan scene, mengambil kamera, melakukan setting dan jepret. Sepeda dan pickup menunjukkan bisnis di Hanoi yang merupakan paduan antara modern dan juga tradisional.

Fishing village in halongbay - www.motoyuk.com

Sama halnya dengan “Business in Hanoi” foto ini juga berusaha menunjukkan kehidupan nelayan di HalongBay. Dinding karst yang merupakan ciri khas HalongBay menjadi latar belakang foto yang otentik.

Break - www.motoyuk.com

Setiap hari, baik di pagi hari maupun sore di sekeliling Hoan Kiem Lake, Hanoi digunakan untuk olahraga warga sekitar. Minggu pagi adalah puncaknya, dimana semua lapisan ikut berolahraga. Ada yang sekedar jogging, tai chi, aerobik, fitness, dll. Adapula yang sekedar melepas lelah setelah berolahraga. Warna bajunya yang pertama menarik saya untuk mengabadikannya.

MOTO YUK !!!

 ——————

The Boy from CatBa Island – how to process in DPP

Foto dibawah ini diambil di CatBa Island, Vietnam. Ini merupakan hasil JPEG langsung dari kamera. Pilihan focal length dan apperture diambil untuk tetap menyertakan background dan refleksi di permukaan danau, tapi juga memunculkan efek 3D dengan permainan depth-of-field.

JPEG from Camera | Canon EOS 40D | EF-S 17-55 f2.8 IS @ 55mm | Av @ f2.8 | 1/500secs | EV -1/3 | ISO200 | Landscape Picture Style

Oleh karena kurang “punchy” maka file RAW nya coba diproses lebih lanjut. Sebagai reminder mengenai RAW vs JPEG dan contoh pengolahan menggunakan DPP bisa cek post sebelumnya. Berikut ini adalah langkah yang diambil untuk melakukan pengolahannya :

Continue reading The Boy from CatBa Island – how to process in DPP

View from the top..

Dalam salah satu kesempatan di HalongBay saya berkunjung ke TiTop Island. Pulau kecil ini memiliki gardu pandang yang bisa melihat panorama di halong bay dalam 360 derajat. Untuk mencapai gardu pandang ini kami harus naik 300 lebih anak tangga yang sudah dibuat. Untungnya anak tangga ini dalam kondisi yang sangat baik ( tidak seperti di berbagai lokasi wisata daerah di Indonesia 🙁 ).

TiTop Island

Umumnya di lokasi wisata yang sudah “jelas” lokasi utama nya maka fotografer akan langsung menuju lokasi utama dan menghabiskan ratusan MBytes di lokasi tersebut. Memang umumnya lokasi utama tersebut adalah view “terbaik”. Akan tetapi kadang belum tentu terbaik dari sudut pandang fotografi. Belum tentu juga kita bisa menjaga orisinalitas foto kita. Foto berikut ini diambil dari gardu pandang, lokasi tertinggi dan utama dari TiTop Island.

View from the top | Canon EOS 40D | EF-S 10-22 @ 10mm | Apperture Priority @ f11 | 1/40 secs | ISO200 | EV+1 | Picture Style Landscape | Kelvin Custom White Balance

Bagi saya pribadi cukup memuaskan, hanya saja kurang menonjol warna-warnanya. Selain itu juga banyak pepohonan yang mengganggu (foto diatas sudah di crop bagian bawah dan atasnya karena kurang menarik).

Continue reading View from the top..

How to make it? Hanoi Pics

Bagaimana akhirnya saya menghasilkan foto ini? Berikut ceritanya.

Tahap yang paling pertama adalah survey lokasi. Lokasi ini tidak terdapat di buku panduan manapun, karena memang bukan tourist attraction. Sehingga waktu yang cukup untuk menjelajah kota adalah kunci yang paling penting. Lokasi ini saya temukan bersama adik saya saat mencoba alternatif jalan lain ke restoran Pho24. Tentunya pada saat itu lighting belum ideal, sehingga kami hanya memikirkan komposisi kasar yang bisa diambil.

Continue reading How to make it? Hanoi Pics

Hanoi Pics #1


Hanoi #4

Hari berikutnya adalah perjalanan ke Tam Coc. Area ini dikenal sebagai “Halong Bay on Paddy Field”. Hal ini karena atraksi yang terkenal adalah menyusuri lembah dari bukit-bukit limestones menggunakan sampan (dari seng, kebayang gak seh?). Sementara di kanan kiri kita adalah sawah. Tapi sebelum ke atraksi utama kami ke kuil tertua di Vietnam. Kuil ini merupakan salah satu kuil dimana kerajaan pertama Vietnam terbentuk setelah penjajahan Cina.

Pengambilan gambar vertikal untuk memberikan efek kedalaman. Sementara framing digunakan untuk mengurangi dampak langit siang yang terlalu siang dan kurang ideal untuk pemotretan.

Continue reading Hanoi #4

Hanoi #3

Keesokan harinya adalah Hanoi trip. Pagi hari diawali dengan menyusuri Hoan Kiem Lake. Saya mulai berjalan kesana jam 5 pagi. Hal ini karena lokasi ini penuh dengan warga sekitar yang berolahraga. Hanya saja saya tidak pernah mengira bahwa sebanyak ini.

Foto pada kondisi seperti ini membutuhkan lensa yang berbeda-beda. Foto diatas diambil menggunakan lensa 70-200 yang terpasang di body Canon 40D (medium lens). Setting disesuaikan agar masih ada depth of field dengan background yang agak kabur, tapi juga masih bisa menangkap gerakan yang ada. Saya menggunakan f4 pada focal length 120mm untuk memberikan efek compression.

Foto diatas mengambil salah satu patung yang ada di dekat taman kota Hoan Kiem Lake. Menggunakan patung ini sebagai background memberikan “cerita” pada foto yang kita buat. Supaya nuansa localized nya lebih terasa. Jika tidak mana ada yang tahu foto ini dibuat di Hanoi atau hanya di samping rumah

Sedangkan foto full body portrait bisa diambil dengan menggunakan apperture besar + focal length tele untuk mengaburkan background yang menganggu. Selain itu juga memberikan depth of field, sehingga foto tidak terasa flat / 2 dimensi saja.

Continue reading Hanoi #3