Tag Archives: bali

Fuji XF 10-24 Landscape Samples & First Impression

Weekend ini saya punya kesempatan membawa Fuji XF 10-24 dengan X Pro1 untuk pemotretan landscape. Berikut adalah beberapa sample nya (more to come di Flickr Gallery saya).

Sunburst in SanurFoto ini relatif Straight Out Of Camera / SOOC - terlihat kemampuan Fuji menghasilkan warna yang akurat 

(Aperture Priority - f22 iso200 0.2 seconds - Velvia Film Simulation - Daylight WB - GND Reverse 0.9x)
Mengening BaliDetil yang berhasil di tangkap XF 10-24 juga sangat memadahi. Warna hijau lumut yang ada tidak perlu saya angkat lanjut, sudah langsung jadi. Pada foto ini post pro saya lakukan untuk langit yang warnanya agak berubah karena GND 

(Aperture Priority - f16 iso200 1/10 seconds - Velvia Film Simulation - Daylight WB - GND Reverse 0.9x)

Secara umum saya puas dengan paduan lensa dan body ini. Warna dan kontras yang saya harapkan nampaknya sesuai. Walau memang Daylight White Balance di padukan dengan Velvia nampaknya bukan pilihan yang tepat pada kondisi twilight. Cenderung terlalu biru. Padahal di Canon saya biasa gunakan Daylight white balance hampir setiap saat.

Continue reading Fuji XF 10-24 Landscape Samples & First Impression

MY Weekly Editor Choice – Anak-anak Mengening, By : Candy, Bandung

Foto ini saya ambil sewaktu hunting bersama Motoyuk, tanggal 4 November 2013 di Pantai mangening Bali. Saya ambil foto ini menggunakan camera Canon 5D mark II, dengan lensa canon 16 – 35 di F8,  iso 200, FL 16 mm, speed 1/60 detik dengan EV + 2/3.

Pada waktu itu saya sampai di Pantai Mangening kurang lebih jam 4.20 sore dan langsung menuju pantai bagian kanan. Disitu saya melihat ada beberapa anak anak kecil lagi bermain air, melihat moment itu langsung saya coba mendekati mereka, ternyata setelah saya mendekat  mereka minta di foto. Langsung saya ambil beberapa foto anak anak ini, dengan pencahayaan dari arah belakang ( backlighting ).

_MG_3433 ( E )

Saya atur camera dengan menggunakan partial metering, WB pada 5200 kelvin, pic style Faithfull ( sesuai anjuran dari mentor Edo ), dan foto saya rekam  dalam format RAW + M.

Continue reading MY Weekly Editor Choice – Anak-anak Mengening, By : Candy, Bandung

Lee Big Stopper – ND 10 Stop

Neutral Density (ND) filter adalah filter yang digunakan untuk menurunkan jumlah cahaya yang masuk dan akhirnya mengenai sensor. Filter ini (terutama untuk yang sangat gelap) adalah salah satu filter yang sangat sulit dibuat. Hal ini karena dia harus mampu memblok seluruh spektrum cahaya (MeJiKuHiBiNiU). Salah satu lolos lebih banyak maka terciptalah color cast.

Ini lebih sulit lagi di ND dengan tingkat kegelapan luar biasa seperti misalnya 10 stop. Pada filter yang mampu membuat shutter speed 1/30 seconds menjadi 30 seconds ini cahaya yang diteruskan hanyalah 0.1 % cahaya awal. Luar biasa sulit tentunya membuat filter yang demikian. Itu sebabnya kebanyakan filter ND dengan kekuatan seperti ini mahal dan jarang bisa ditemukan.

Hoya NDx400

Saya awalnya menggunakan filter Hoya NDx400 (9 stop ND) dikarenakan harganya relatif terjangkau. Hasilnya tidaklah buruk, ada sedikit magenta color cast, tapi masih ok.

Kerepotan saya adalah filter ini bentuknya bulat. Karena sangat gelap maka untuk melakukan komposisi dan focusing (saat menggunakan lensa AF) maka saya perlu melepaskannya. Setiap kali memasang dan melepas filter ini bisa bikin nafsu motret turun drastis hahaha. Belum lagi kalau dikombinasikan dengan GND filter holder, wah bisa bikin mood berantakan hahaha.

Oleh sebab itu akhirnya saya beli ND dalam bentuk kotak, sama seperti GND saya. Dulu sempat coba Hitech ND, tetapi bikin sakit kepala karena magenta color cast nya parah. Jadi terpaksa saya rogoh kocek dalam dalam untuk membeli Lee Big Stopper.

big-stopper

Tapi filter yang satu ini, sudah rogoh kocek pun belum tentu dapat. Barangnya super langka. Saya terpaksa berburu di eBay. Dengan segala drama saat filter terlambat sampai di Indonesia dan berseteru dengan penjualnya. Tapi akhirnya filter di tangan juga.

Filter ini terbuat dari kaca, bukan resin seperti GND. So kualitasnya mantap. Selain itu dia di sertai dengan semacam foam gasket yang saat kita pasang di lee holder akan menghalangi cahaya bocor masuk ke dalam lensa lewat sela sela filter – holder. Rapat mantap. Karena terbuat dari kaca maka filter ini relatif lebih mudah dibersihkan dan tahan gores dibandingkan dengan GND.

Continue reading Lee Big Stopper – ND 10 Stop

MY Mentoring Session – Bali – 2-5 Nov 2013

Memanfaatkan HarPitNas di awal minggu ini, 15 orang my-ers menuju tanah dewata Bali untuk melakukan pemotretan lanskap. Dalam 4 hari waktu pemotretan sungguh bersyukur dikaruniai cuaca yang sangat bagus. Sehingga baik Sunrise maupun Sunset bisa ditangkap dengan indah.

Keluarga

Pemotretan kali ini mencakup area : Dreamland, Kintamani, Desa Pinggan, Pantai Sanur & Mengening serta Tanah Lot. Saking indahnya Sanur dan Mengening maka tim sampai 2 kali balik, demi mengulang kembali tips yang hari sebelumnya sudah di uji coba.

Berikut adalah hasil dari beberapa fotografer yang ikut serta, foto foto lengkap mereka ada di FB Group Motoyuk.

 


Blackberry Group Editor Choice – Jerry Harif

Berikut adalah sharing yang super lengkap dari rekan MY-ers Jerry Harif mengenai fotonya yang terpilih menjadi MY BB Group Editor Choice.

——————-

Wow..!!     Thanks to MY before..
Jujur, saya nggak membayangkan masuk di weekly choice MY.. Hehehe..  Thx Ayway.

Ok, singkat kata.. Project foto ini memang project yang kami buat untuk commercial photography, dalam hal ini prewedding..  Krn saya memang bergerak di bidang commercial photography, termasuk wedding dan prewedding photography.. Pdhl awalnya saya hanya hobby2 saja..  Akhirnya Keterusan..  Hahahaha

Lokasi pemotretan sengaja kami pilih di Taman Ujung, Candi Dasa, Bali. Dimana disana terdapat sisa2 reruntuhan kerajaan Karangasem yg terkenal itu..  Beberapa lokasi memang udah diperbaiki/direnovasi pemerintah.. Tp ada beberapa lokasi yang masih kelihatan asli dari sono nya…

Sesi foto ini adalah sesi terakhir kami di Taman Ujung.  Reruntuhan puing bangunan yg berarsitektur campuran Bali-Eropa.. Tempatnya lbh tinggi dr Taman Air dibawahnya. Sangat cape naik puluhan tangga ke atas dengan membawa peralatan2 camera.. Hehehe

Pada saat itu matahari sudah mulai condong ke barat.. Agak sore, sekitar pukul 15:20 atau 16:20 waktu Bali. Langit terlihat cukup bagus dengan awan2 kecil menyebar, walaupun kadang langit kelihatan mendem karena mendung2.. Dan kadang terang kembali..

Segera saya minta klien untuk berpose dengan mengambil framing BG(Back Ground) lengkungan pintu masuk bangunan. Saya sangat berhati2 dengan framing tersebut, karena BG pintu masuknya tampak kecil dan ketat kalau diisi dengan object klien kami.

Jadi saya sengaja mengatur supaya pas di tengah2 frame pintu, supaya kepala klien tidak sampai kena BG tembok dibelakangnya… Karena kalo kepala klien kena BG tembok gelap dibelakangnya, maka POI dan komposisi akan terganggu..

Weekly Editor Choice

Ok, mari kita bahas tentang teknis pemotretan dan parameternya.
Parameter yg saya gunakan :

  • Lens & Body: Canon EF 17-40mm f4 L + body Canon 5Dmk2
  • Mode : Manual dan handheld
  • FL : 17mm, f4, 1/250, iso100
  • Time : pk. 15:20 atau 16:20 waktu Bali, Awan setengah mendung.
  • Lighting : 2 Canon flashgun di strobist dengan Trigger, 1 backlight dr belakang object, 1 dari +- 2m disebelah kiri atas saya. Tidak Menggunakan asesories tambahan lighting apapun.
  • Post Pro : Adjustment secukupnya di Adobe Camera Raw PS 6, dan naikin tone dll di PS

Continue reading Blackberry Group Editor Choice – Jerry Harif

Manyar Beach, Bali – on Sony NEX 5n + SEL 10-16mm f4 OSS

Mungkin buat yang sering ke Bali sudah cukup sering dengar mengenai pantai Kuta, DreamLand, Padang Padang, dll. Tapi mungkin belum semua pernah dengar pantai Manyar, Ketewel, Bali.

Manyar_DSC01815-web

Pantai ini sangat  unik, menghadap lepas ke Timur, sehingga memperoleh pemandangan matahari terbit Bali, dan memiliki foreground karang yang di tutupi lumut kehijauan. Sangat unik dan juga keren. Berikut adalah pengalaman saya mengunjungi pantai ini.

Continue reading Manyar Beach, Bali – on Sony NEX 5n + SEL 10-16mm f4 OSS

Seaweed, Sunrise, Sanur – during near blue hours

Foto yang ini dibuat tidak jauh dari selesainya “blue hours” yang tampak nyata pada foto sebelumnya. Pada foto yang ini sisa twilight masih terasa dengan blue color cast di langit, tidak seperti warna jingga pada foto yang dibuat 5-10 menit sesudahnya.

Walau pada saat pemotretan saya menggunakan standard picture style, akan tetapi pada saat RAW conversion saya mendapati bahwa landscape picture style lebih mampu menonjolkan warna yang ada. Wajar saja karena foto ini cukup di dominasi oleh warna biru & hijau, yang menjadi kekuatan dari picture style landscape. Oleh sebab itu pada saat RAW convertion saya ubah picture style nya menjadi landscape.

Continue reading Seaweed, Sunrise, Sanur – during near blue hours

Sands, Siluets, Sanur

Karang tidaklah selalu menjadi foreground utama di pantai. Kadang pola pasir yang ada di pantai juga menarik untuk dijadikan obyek foto. Apalagi kalau membentuk pola yang unik atau memperkuat komposisi.

Saya tertarik dengan pola pasir yang terkena aliran air, seakan dipahat membentuk pola-pola unik. Di kejauhan banyak orang yang bermain di pantai dan menjadikan siluet yang juga sama menariknya. Sedangkan di background terlihat matahari baru saja terbit dan keluar dari peraduannya. Paduan yang sempurna menurut saya.

Continue reading Sands, Siluets, Sanur

Blue Hours of Sanur

“Blue Hours” atau sering disebut twilight adalah sesaat sebelum matahari terbit atau sesudah matahari tenggelam. Pada saat ini langit berubah menjadi biru gelap. Warna ini sangat disukai oleh landscaper karena memberikan warna pada langit malam, tidak hanya hitam pekat yang kurang menarik umumnya.

Foto diambil sekitar 5 – 10 menit sebelum matahari terbit di Sanur, Bali. Tepatnya jam 05.45 WITA. Pada saat ini langit nampak biru gelap dengan semburat jingga di ujung-ujung awan. Momen seperti ini hanya berlangsung sangat singkat, antara 3-5 menit saja. Setelah itu langit akan berubah drastis. Oleh sebab itu pemahaman mengenai setting kamera dengan cepat + waktu pemotretan (dan juga semangat bangun pagi tentunya) adalah kunci yang penting untuk menghasilkan foto blue hours seperti ini.

Foto seperti diatas bisa dihasilkan dari kamera pocket biasa, asalkan di setting dengan benar. Tidak perlu menggunakan kamera, lensa & filter yang mahal. Cukup ketepatan waktu hadir di lokasi + setting kamera yang benar sudah bisa menghasilkan foto seperti diatas.

Lesson learned : pahami kapan waktu sunrise, bangun pagi, datang di lokasi paling tidak 30 menit sebelum waktu sunrise dengan kamera sudah di setting – dan kamu akan hasilkan foto yang tidak biasa, walaupun hanya menggunakan kamera pocket sekalipun.

MOTO YUK!!!





Portrascape …

Tidak selalu potret pemandangan alam harus disajikan dalam format landscape yang mendatar. Seringkali penyajian dalam format portrait juga sama indahnya. Tentunya kita harus bisa jeli melihat komposisi dan foreground yang digunakan. Tanpanya maka sulit untuk mendapatkan “portrascape” yang indah. Saya sendiri banyak belajar dari tips yang disajikan maestro landscape Indonesia, Pak Yadi Yasin.

Pada pemotretan di Sanur Bali ini saya mencoba menggunakan format portrait untuk menangkap keindahan pemandangan matahari terbit. Ini merupakan lokasi yang berbeda beberapa meter dibandingkan post pertama ataupun yang kedua.

Foto ini adalah favorit saya, sudah nangkring di desktop wallpaper berhari-hari. Melihatnya saya bisa merasakan kembali perasaan melihat matahari muncul di pinggir pantai Sanur itu.

Continue reading Portrascape …