Speed / Turbo Booster

Salah satu kendala yang sering dihadapi oleh pengguna sensor non full-frame adalah focal length yang ter-crop (sehingga tidak wide) dan/atau bokeh yang kurang nendang (karena area pinggir ter crop). Akibatnya orang berlomba lomba membeli DSLR / mirrorless full frame, dengan harga yang menjulang.

Metabone adalah salah satu perusahaan inovatif yang memanfaatkan kebutuhan ini. Awalnya mereka hanya memproduksi adapter sehingga lensa lensa tua / manual focus bisa digunakan di kamera moderen. Tetapi belakangan mereka mengeluarkan satu produk yang disebut dengan Speed Booster.

metabones-speedbooster-m43

Untuk memahami cara kerja speed booster ini maka kita bisa memahami nya sebagai kebalikan dari Tele Converter (TC).

Karakter 1

Jadi apabila tele converter memiliki faktor pengali lebih dari 1 terhadap focal length, maka speed booster ini memiliki faktor pengali kurang dari 1 (umumnya 0.71x).

Jadi misalnya lensa 100mm digunakan dengan TC 1.4x, maka dia akan menjadi lebih tele (100 x 1.4 = 140mm). Sedangkan untuk speed booster apabila digunakan di lensa yang sama akan menjadi lebih wide (100 x 0.71 = 71mm).

Apabila speed booster digunakan di kamera dengan crop factor 1.5x maka lensa 100mm akan memiliki field of view mendekati 100mm di kamera full frame (100mm x 0.71 x 1.5 = 106.5mm). Sehingga bisa dibilang lensa wide akan tetap wide, lensa normal akan tetap normal.

 

Karakter 2

Karakter kedua adalah apabila di tele converter terjadi penurunan jumlah cahaya yang masuk, sehingga aperture maksimal menyempit. Contoh lensa 100mm f2.8 apabila digunakan dengan TC 1.4x akan bertingkah laku seperti lensa 140mm f4 (turun 1 stop, sehingga bukan lagi f2.8).

Kebalikannya, di speed booster justru terjadi peningkatan jumlah cahaya. Sehingga lensa 100mm f2.8 menjadi lensa 71mm f2 (naik 1 stop).

Akibatnya dikombinasikan dengan sensor full frame yang melakukan cropping di area bokeh, dengan menggunakan speed booster hasil foto akan mirip dengan lensa 100mm f2.8 (bokeh tetap – tidak berubah seperti apabila menggunakan lensa ini di crop factor).

 

Karakter 3

Penggunaan TC cenderung menurunkan kualitas hasil foto. Sehingga dengan demikian teori nya penggunaan speed booster meningkatkan hasil foto. Memang dalam kenyataannya tidaklah seindah demikian, tetapi paling tidak penggunaan speed booster tidak menurunkan Image Quality seperti penggunaan TC.

 

Good news vs Bad news

Dengan karakter seperti diatas maka penggunaan lensa lensa manual tua akan makin marak. Penggemar lensa lensa ini bisa menggunakan lensa ini dengan kemampuan maksimalnya, baik focal length – bokeh – maupun image quality nya. Sudah banyak adapter yang tersedia, mulai lensa tua Canon (FD), lensa Minolta, Leica R, Pentax, dll. Kamera yang bisa menggunakan adalah Sony NEX dan Fuji X System.

Sayang nya harga metabone speed booster ini cukup mahal. Bisa mencapai USD 400-600 untuk per satu adapter nya.

DSCF3277

Tetapi berita baiknya adalah produsen Cina sudah membuat tiruannya. Tidak seperti tiruan Cina lainnya, yang ini sudah banyak di coba dan hasilnya hanya sedikit sekali lebih buruk dibandingkan Metabone. Merek Mitakon Turbo Booster atau ZhongYi Turbo Booster ini bisa diperoleh dengan cukup mudah di eBay. Harganya hanyalah USD 200.

Beberapa review yang bisa dilihat :





Leave a Reply MY-ers ...