Slow Shutter Anyone?

Kebetulan minggu lalu dapat kesempatan untuk business trip ke Singapore. Saya sudah ke singapore beberapa kali, so agak bingung mau motret apalagi. Tapi kebetulan teman dari Ausie belum pernah, so pikir pikir tidak ada salahnya ke tempat yang “sama”. Alhasil kita menuju area Marina Sands Bay (lagi).

Nature vs Man MadeVery low angle ... hampir nempel ke air dan si bunga teratai | Fuji XT1 dan Samyang Fish Eye 8mm

Yang unik dari Singapore adalah mereka selalu memperbaharui hiasan di lokasi wisata mereka. Seperti di museum di dekat Marina Sands Bay ini, kali ini mereka baru saja menanam banyak sekali bunga teratai dan sedang berbunga. Terpikirlah untuk mengambil angle seperti di atas. Fish Eye membantu karena tanpa fish eye bangunan nya terpotong, atau bunganya kecil (kalau agak jauh).

Kebetulan kita bisa masuk sampai di bawah museum, dan kita mendapatkan view yang sangat menarik. Sudah kita bayangkan pada saat sunset pasti menarik, so sembari jalan jalan kita menunggu sunset yang baru datang sekitar jam 19.00 local time.

Saat akhirnya sunset datang saya gunakan posisi low angle untuk mendapatkan posisi bunga teratai yang pas. Tripod tentunya diperlukan, dan GND Soft Edge 0.9x juga.

Nature vs Man MadeFuji XT1 + XF 10-24mm - f11 iso200 1/50secs - Velvia

Berkarakter dengan awan awannya, tapi saya ingin riak air di permukaan kolam hilang, dan juga awan lebih lembut. So teknik slow shutter saya coba. Karena saya gunakan Big Stopper ND (10 stop) maka saya bisa push sampai 6 menit exposure (cara hitung lihat cara penggunaan ND filter di web ini juga). Tapi ND filter kadang agak under kalau pas dengan hitungan, so saya lebihkan menjadi 340 detik.

Tentunya saya harus gunakan cable release untuk ini. Tapi enaknya dengan mirrorless saya adalah tidak perlu stopwatch terpisah. Di layar kita bisa lihat detik yang sudah berlalu. Simple.

Nature vs Man MadeFuji XT1 + XF 10-24mm f22 iso100 340secs - Velvia

Perbedaan warna dikarenakan post pro dan juga color cast kebiruan dari Big Stop ND filter. Nothing to worry about.

Beberapa trick untuk slow shutter ini :

  1. Gunakan mode Av dan hitung dulu shutter speed yang dibutuhkan tanpa ND filter (tetapi sudah dengan GND kalau memang mau pakai). Lalu hitung shutter speed yang dibutuhkan dengan menggunakan tabel ND filter.
  2. Tambahkan sekitar 5-20 detik exposure (tergantung start awalnya), ini memang agak coba coba … tanpa menambahkan ini biasanya agak under exposed
  3. Pastikan tripod yang digunakan kuat dan tidak mudah bergoyang karena angin atau hal lain.
  4. Pilih area dengan landasan yang stabil, apabila memotret di jembatan yang mudah bergoyang akan sangat sulit memperoleh shutter speed super slow 

So? Lebih suka mana … saya sih suka yang slow shutter … terlihat lebih simple dan sekaligus unik.


4 thoughts on “Slow Shutter Anyone?”

  1. untuk foto yg gedung kan pkai lensa 10-24. kalau pakai samyang fisheye hasilnya bagaimana ya? sangat melengkung atau melengkungnya hanya sedikit?

    karna objeknya kan luas ya pak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.