Quick Setting Fuji Saya

Ada beberapa pertanyaan mengenai bagaimana saya men-setting quick setting di Fuji saya. Buat yang belum paham, quick setting adalah semacam custom setting di canon. Dimana kita bisa atur preset berbagai setting yang kita mau, so pada saat kita mau motret human interest tinggal pilih quick menu ttt dan ganti dengan quick setting lain untuk pemotretan BW misalnya. Ini jauh mempercepat reaksi kita terhadap berbagai kondisi.

Di Canon ini juga tersedia, biasanya ada 3 custom setting. Sedangkan di Fuji pilihan menu yang bisa disetting lebih terbatas, tetapi ada 7 slot quick setting yang tersedia.

FullSizeRender1
Custom setting 1 ini saya gunakan untuk pemotretan human interest non model – dengan film simulation Astia yang lembut warnanya. Noise reduction saya kurangi karena Fuji agak terlalu kejam dengan proses noise reduction, jadi saya kurangi sedikit.
Custom setting 2 adalah mode black and white yang saya sering gunakan dalam pemotretan street. Saya memilih jenis film simulation BW dengan yellow filter. Kontras nya lebih kuat sedikit daripada yang tanpa filter, tetapi tidak separah Red. Sharpness saya tambahkan karena umumnya untuk yang BW saya tidak proses lagi – SOOC. Sedangkan highlight tone saya tambahkan untuk memperluas dynamic range nya sedikit.

DPDHL GVD 2014

Custom setting 3 adalah mode modelling. Saya gunakan film simulation Pro Neg Soft yang kontras nya agak lebih rendah dibandingkan pro neg high, dan saturasinya unik. Cocok sekali untuk style pemotretan model saya. Foto di bawah ini menggunakan quick setting 3 sebagai base.

Devina Rebecca

Custom setting 4 Nah kalau yang ini saya gunakan apabila saya mau tambahkan kontras pada pemotretan model. Seperti bisa dilihat saya hampir selalu menggunakan Auto White Balance, karena AWB fuji akurat, so tidak perlu repot lagi adjust
Custom setting 5 ini mode favorit saya, landscape dan travel (bangunan dll). Dengan film simulation Velvia tentunya warna lebih jrenggg dan kontras. Ditambahkan karena pemotretan selalu outdoor dengan mode ini maka saya gunakan Daylight WB.
Pemotretan travel di bawah ini menggunakan quick setting 5 sebagai baseline, dengan iso di setting di 200 dan tentunya penggunaan tripod.

Osaka view

Sedangkan pemotretan bunga juga tetap menggunakan quick setting 5 sebagai baseline tetapi ISO menggunakan Auto ISO (max 3200)

Lotus Flower

Custom setting 6 apabila saya membutuhkan AWB pada pemotretan travel dengan film simulation velvia maka saya gunakan setting no 6 ini. Ini memudahkan saya untuk berganti ganti dari dalam ruangan ke luar ruangan pada saat saya travelling.
Custom setting 7 merupakan baseline quick setting saya. Apabila tidak ada kebutuhan khusus saya gunakan mode ini, bisa dibilang ini mode sehari hari. Film simulation saya gunakan Provia dan white balance AWB.

 

Saya menyamakan setting ini di XT1 dan XPro1 yang saya miliki. So, saya ingat harus dial ke quick setting nomor berapa untuk kondisi tertentu.

Di XPro1 menunya agak berbeda karena tidak ada tombol ISO di body kamera. Jadi saya mengaturnya berbeda beda untuk tiap quick setting. Misalnya untuk BW saya atur Auto ISO nya relatif lebih tinggi – up to 6400. Sedangkan untuk quick setting 5 saya setting iso bukan auto, dan di iso200.


21 thoughts on “Quick Setting Fuji Saya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *