Portrascape …

Tidak selalu potret pemandangan alam harus disajikan dalam format landscape yang mendatar. Seringkali penyajian dalam format portrait juga sama indahnya. Tentunya kita harus bisa jeli melihat komposisi dan foreground yang digunakan. Tanpanya maka sulit untuk mendapatkan “portrascape” yang indah. Saya sendiri banyak belajar dari tips yang disajikan maestro landscape Indonesia, Pak Yadi Yasin.

Pada pemotretan di Sanur Bali ini saya mencoba menggunakan format portrait untuk menangkap keindahan pemandangan matahari terbit. Ini merupakan lokasi yang berbeda beberapa meter dibandingkan post pertama ataupun yang kedua.

Foto ini adalah favorit saya, sudah nangkring di desktop wallpaper berhari-hari. Melihatnya saya bisa merasakan kembali perasaan melihat matahari muncul di pinggir pantai Sanur itu.

Proses pemotretan? Gradual ND Hard-Edge 0.9x sudah tentu merupakan peralatan wajib. Kali ini lensa 17-40 f4 L saya gunakan di sisi paling lebarnya, 17mm. Mode Av saya juga gunakan dengan f22, ISO50 (supaya noise minimum dan juga slow shutter) & EV -2/3, menghasilkan slow shutter speed di 0.8 secs. Tentunya dengan kecepatan shutter yang sedemikian rendah saya membutuhkan tripod yang cukup kokoh. Saya sendiri menggunakan tripod jenis Benro C-158 – Carbon Fibre, ringan tetapi sangat durable. Cocok untuk digunakan pemotretan landscape & travel seperti ini.

Saturasi saya boost dari standard picture style yang saya gunakan menjadi +3. Saya sudah makin jarang menggunakan landscape picture style karena kurangnya kontras pada picture style ini. Walaupun warna hijau dan biru di boost, tapi saya kurang suka dengan hasil akhirnya. Saya belakangan lebih banyak menggunakan picture style standard yang di boost saturasi-nya.

Selain itu saya membutuhkan hyperfocals technique pada pemotretan ini. Hal ini untuk memastikan saya memperoleh detil ketajaman maksimum dari ganggang yang hanya berjarak 15 cm di depan lensa saya sampai ke horizon langit. Sedangkan white balance daylight saya gunakan untuk memastikan biru twilight tidaklah lenyap dan menjadi seperti sunset karena terlalu kuning.

MOTO YUK!!!


One thought on “Portrascape …”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *