Ray-shower_DSCF6345-iphone

Fuji XF 10-24 Landscape Samples & First Impression

Weekend ini saya punya kesempatan membawa Fuji XF 10-24 dengan X Pro1 untuk pemotretan landscape. Berikut adalah beberapa sample nya (more to come di Flickr Gallery saya).

13812072113 852dda5c81 z Fuji XF 10 24 Landscape Samples & First ImpressionFoto ini relatif Straight Out Of Camera / SOOC - terlihat kemampuan Fuji menghasilkan warna yang akurat 

(Aperture Priority - f22 iso200 0.2 seconds - Velvia Film Simulation - Daylight WB - GND Reverse 0.9x)
13812387184 de433d5405 z Fuji XF 10 24 Landscape Samples & First ImpressionDetil yang berhasil di tangkap XF 10-24 juga sangat memadahi. Warna hijau lumut yang ada tidak perlu saya angkat lanjut, sudah langsung jadi. Pada foto ini post pro saya lakukan untuk langit yang warnanya agak berubah karena GND 

(Aperture Priority - f16 iso200 1/10 seconds - Velvia Film Simulation - Daylight WB - GND Reverse 0.9x)

Secara umum saya puas dengan paduan lensa dan body ini. Warna dan kontras yang saya harapkan nampaknya sesuai. Walau memang Daylight White Balance di padukan dengan Velvia nampaknya bukan pilihan yang tepat pada kondisi twilight. Cenderung terlalu biru. Padahal di Canon saya biasa gunakan Daylight white balance hampir setiap saat.

Continue reading

What’s in MY Bag – #004

Kayus Mulia

Inside my bag Kayus Muliareg Whats in MY Bag   #004

My bag: KATA DB 453

  • Camera: Rolleiflex 2.8E with an Arca type quick shoe
  • Digital compact (my wife’s!): Leica D-Lux5
  • Filters:  Yellow, Orange (52mm with adapter), B+W 110ND, 6 & 9 NDG.
  • Black card: For time exposure to prevent camera shake
  • Lightmeter: Pentax digital spotmeter
  • Cable release: Nikon R3
  • Minitripod: Slik
  • Stopwatch to time exposure (prefer analog to digital)
  • Flashlight, SAK, Pen, notebook
  • Rubberbands (in case the paper on the film get lost!)
  • Coin: To attach / detach quick shoe from camera
  • Lens cleaning paper
  • Film: Whatever is available, Acros, Tri-X or TMY
  • Outside the bag: Tripod: Gitzo G1228 with Arca Swiss B1 Monoball

Apa saja yang ada di dalam tas saya?

Saya baru saja kembali dari perjalanan backpack selama 7 hari ke Kansai area, Jepang. Ini mencakup Kyoto – Nara – Osaka. Ini adalah perjalanan yang sangat menyenangkan, dan bagi saya pribadi suatu perjalanan yang harus dan wajib di ulang lagi.

Perjalanan backpack berbeda dengan perjalanan tur, dimana kemana mana bisa naik bis pariwisata. Backpack artinya menghemat sana sini. Tinggal di hostel (dengan model asrama, satu kamar bisa ber 8 bahkan) dan melakukan perjalanan dengan kendaraan umum dan kendaraan alami —-> KAKI.

Yup, sehari bisa 5-10 km mungkin jarak yang di tempuh dengan berjalan kaki. Baik antar lokasi maupun antar stasiun / bus-stop.

13641312005 6b7594261a z Apa saja yang ada di dalam tas saya?
Photo using XF 10-24 @ 10mm f8 iso1600 - Velvia Film Simulation - Daylight White Balance - Handheld

Kelebihan backpack selain menghemat adalah juga mengatur waktu sendiri (apabila obyek bagus bisa moto lebih lama) dan juga mengenal lokasi lebih baik (karena tidak di sodori sudah sampai lokasi). Saya umumnya juga berkenalan dengan backpackers lain dari banyak penjuru dunia di hostel. Ngobrol, bertukar pendapat, dll. Menyenangkan … lebih menyenangkan daripada tinggal di hotel buat saya.

Continue reading

_DSC8755FINALE

My-ers Articles : Macro Editing, By : Villy Pramudya

Sehabis mengikuti workshop macro beberapa waktu yang lalu saya banyak mendapatkan pencerahan tentang Macro Photography, baik itu teknik, pencahayaan natural dan editing.

Tapi bukan itu yang saya mau share disini,melainkan bagaimana mendapatkan pencahayaan yang bagus dan juga berkesan sehangat mentari pagi melalui olah digital di Adobe Photoshop.

Mari kita lihat foto dibawah,

DSC8755 My ers Articles : Macro Editing, By : Villy Pramudya

Langkah pertama saya saat ambil foto macro, objek/POI selalu saya letakkan di tengah-tengah frame,atau paling tidak saya ambil 2/3 dari bidang frame kamera. Mengapa? karena foto macro membutuhkan cropping dan pengaturan angle terbaik pada akhirnya.

Nah, daripada bingung nantinya lebih baik letakkan objek di tengah-tengah (gunakan point focus paling sensitive di viewfinder yaitu di titik tengah).

 

Continue reading