My-ers Articles : X100s Review – Part 1, By : Yohanes Sanjaya

Well, …. baru pertama kali ini sih saya buat review. mungkin bisa membantu para pembaca untuk mengambil keputusan membeli (atau tidak) kamera poket premium ini. Sepertinya saya tidak perlu membahas spesifikasi teknis dan juga perbandingan kamera X100s ini dengan pendahulunya (X100). Sudah banyak dibahas di review2 online lain.

Berawal dari kebutuhan saya untuk memiliki kamera poket yang dapat dibawa sehari2, ringkas dan kecil dan tentunya bisa menghasilkan gambar yang berkualitas. Sebelum memiliki Fuji X100s ini, saya menggunakan SONY NEX-5N lalu SONY NEX-6. Dari ke dua kamera mirrorless ini, memang tidak ada yang salah, kualitas gambar yang dihasilkan cukup baik, enteng, enak dibawa2. Tapi setelah banyak membaca review (baca: meracuni diri sendiri) dari Fuji X100s ini, saya berkesimpulan ada beberapa kelebihan yang akan berguna bagi saya dibandingkan tetap menggunakan SONY NEX.

Berikut ini sebagian dari kelebihan2 fuji X100s dibandingkan Sony NEX 6 menurut saya, perlu diingat, ini adalah kelebihan menurut saya pribadi lho.

1. Smart Built In Flash

jika dibandingkan dengan built in flash SONY NEX 6, flash dari X100s ini bisa dibilang jauh lebih pintar. Tidak ada lagi foto dengan obyek yang sangat terang dan background gelap seperti di NEX6.

Sujo01

On SONY NEX 6 – Built in Flash

 

Sujo02

On X100s – Built in Flash

 

2. Leaf Shutter

Fuji X100s ini menggunakan shutter sistem leaf (bahasa awamnya sih kurang lebih menyerupai bilah aperture di lensa, bukan seperti sistem shutter pada umumnya yg membuka tutup tirai di depan sensor). Keunggulan dari sistem leaf shutter ini adalah suara yang dihasilkan sangat senyap, hampir tidak ada bunyi. Selain itu, dengan leaf shutter, kecepatan buka tutup shutter (shutter speed sync) jika menggunakan flash tidak lagi dibatasi maximum 1/200s – 1/250s seperti di DSLR atau mirrorless lainnya.

Contoh HighSpeed Sync Flash menggunakan X100s:

Sujo03

1/420s  f/2.8 ISO200

 

3. Smart AWB

Selama ini saya bisa dibilang sebagai photographer Auto, haha… jika bisa diatur oleh kamera, saya akan serahkan pengaturan ke kamera. Jadi, 90% WB yang saya gunakan adalah AWB.

Untuk kondisi pemotretan di siang/terik (daylight), AWB dari x100s dan NEX tidak jauh berbeda. Tapi dalam kondisi pemotretan indoor, apalagi jika ada 2 light source yg berbeda temperatur-nya, X100s jauh lebih baik.

contoh AWB X100s dengan lebih 2 light source (lampu TL putih dan lampu TL kuning):

Sujo04



2 thoughts on “My-ers Articles : X100s Review – Part 1, By : Yohanes Sanjaya”

Leave a Reply MY-ers ...