MY-ers Articles : Firework with Black Card, By : Albert

Kali ini salah seorang MY-ers, Albert, akan share mengenai pengalamannya menggunakan teknik black card / karton hitam untuk pemotretan firework. Albert sendiri fotografer arsitektur & landscape yang aktif di grup motoyuk. Enjoy the sharing …

——————–

Dear MYers…

Ijinkan saya untuk mencoba sharing experience di Motoyuk.com mengenai cara foto firework dengan metode pakai Bulb Mode + Karton hitam.

Saat pertama kali mendengar kata Karton Hitam untuk foto fireworks dari Wei Fuk Lie di BBM Grup Motoyuk, saya langsung mulai browsing untuk mencari tahu lebih detail mengenai penggunaan Karton Hitam ini untuk foto fireworks dan ingin segera mengaplikasikannya saat ada kesempatan untuk foto Fireworks lagi.

Akhirnya kesempatan itu pun datang….Awal April lalu, ada acara kantor ke Hong Kong Disneyland. Di dalam benak saya sudah langsung terpikir untuk segera mempraktekkan metode karton Hitam ini saat pertunjukkan Fireworks di Hongkong Disneyland nantinya

Nah pertanyaannya adalah apa sih fungsi karton hitam ini? Mengapa digunakan untuk foto Firework?

Saat mode Bulb diaktifkan (shutter ditekan dan dalam posisi Hold), Karton hitam ini berfungsi  untuk menahan cahaya yang masuk ke dalam lensa,

Tujuannya adalah agar beberapa tipe firework bisa dijadikan dalam satu frame sehingga jumlah Fireworksnya bisa terlihat lebih banyak jumlahnya di dalam hasil akhir fotonya.

Metode ini sangat praktis dan tidak butuh biaya mahal, hanya perlu persiapkan sehelai karton hitam (10 cm x 10 cm), yang penting bisa menutupi seluruh bagian depan lensa saat mau digunakan.

Berikut ini saya coba sharing metoda tersebut :

  1. posisi kamera terpasang di tripod + shutter release
  2. setting angle yg terbaik utk medapatkan komposisi background + fireworksnya. Gunakan live view dan fitur grid utk cek horisonnya
  3. Sebaiknya gunakan lensa wide agar bisa mendapatkan area foto yg lebih luas. (pengunaan lensa zoom pun sah-sah saja jika posisi terlalu jauh, utk case di Disneyland ini saya pakai lensa 18-135 mm karena jika pakai lensa 11-16 mm, agak terlalu kecil background Castlenya)
  4. Jika memungkinnya, ambil posisi dari area yg lebih tinggi
  5. Setting di mode M (manual), speed setting di Bulb mode
  6. Setting ISO 100, WB Daylight
  7. Setting f di angka 8-11
  8. Matikkan fitur IS (jika ada) dan aktifkan Mirror Look Up karena sudah menggunakan Tripod agar hasil lebih tajam
  9. Setting ke Manual Focus dan Setting di Infinity (karena sangat sulit menebak arah firework akan muncul di area mana)
  10. Saat Fireworks sudah mulai, tahan posisi shutter (lock di shutter release), setelah fireworks pertama muncul dan ada jeda (meredup), tutuplah lensa dengan karton hitam untuk mencegah cahaya berlebihan masuk (dengan kondisi shutter masih terpencet)
  11. Saat firework ke-2 muncul, lepas karton hitamnya agar lensa bisa men-capture pola fireworks yg kedua tsb.
  12. Biasanya gunakan maks 2-3 x utk metoda karton Hitam ini agar tidak terlalu ramai Fireworksnya di dalam hasil akhir foto
  13. Release posisi shutter jika sudah selesai.

Agar foto Fireworks bisa maksimal hasilnya, ada beberapa tips yang mungkin berguna :

  1. Datang lebih awal agar kita bisa mengetahui lokasi Fireworks, Jam akan dimulainya show tersebut, dan survey spot terbaik sebelum acara dimulai
  2. Jangan gunakan flash
  3. Gunakan RAW agar lebih fleksibel di dalam mengedit foto nantinya
  4. Ambillah foto sebanyak-banyaknya karena momen Fireworks sangat cepat sekali

Selamat mencoba Myers…semoga berguna…Happy hunting Fireworks

Salam Moto Yuk…

 

One thought on “MY-ers Articles : Firework with Black Card, By : Albert”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *