Lumphini Park – Day & Night

Beberapa waktu lalu saya kembali mengunjungi Bangkok untuk family trip. Karena judulnya juga family trip maka saya travel “very light” dengan hanya membawa body saya satu-satunya 5d Mark II (berharap bisa bawa 1100d saja) dan EF 24-105 f4 L IS. Lensa ini memang sangat all-round kalau di full frame. Sisi wide nya sangat memadahi, dan tele nya juga cukup untuk bikin background blur yang diinginkan. Lensa ini setara dengan range EF-S 15-85 pada kamera dengan crop factor. Saya juga tidak membawa tas kamera khusus, hanya pembungkus kamera dari bahan NeoPrene yang fleksibel tapi cukup memproteksi. Kamera saya gabungkan dengan baju dll di daypack saya.

Salah satu itinerary jalan-jalan ini kebetulan ke Lumphini Park. Letaknya ada di jantung kota Bangkok. Sangat mudah dicapai dengan Metro / MRT. Taman kota ini gratis, tinggal masuk untuk menikmati nya. Sebenarnya banyak yang bisa difoto disana, mulai dari garden, human interest ataupun motret burung-burung jinak yang beterbangan. Sialnya memang sampai sana udah keburu siang, jadi saya sih tidak terlalu berharap. Tapi kebetulan ada sudut dimana saya kebetulan mendapatkan refleksi dari gedung-gedung yang ada.

Parameter pemotretan : Apperture Priority | 28mm | f11 | ISO100 | 1/250 secs | EV-2 |Standard Picture Style – konversi BW menggunakan NIK Software Silver Effect

Saya melakukan cropping pada bagian atas & bawah dari foto ini agar mendapatkan kesan panoramic. Sebagian orang mungkin akan menyukai sebelum di crop, sebagian mungkin setuju dengan saya bahwa panoramic terasa lebih wide & megah. Focal length lebih lebar & sudut pengambilan yang lebih mundur tidak terlalu nyaman untuk digunakan karena membuat elemen lain (pohon, tiang, pinggir kolam, dll) muncul dalam frame.

Foto aslinya sebelum diubah menjadi BW cenderung kurang menarik :

Hal ini dikarenakan kondisi pencahayaan yang tidak optimal (cukup terik) & saturasi yang memang rendah. Oleh sebab itu saya mencoba untuk menguatkan bentuk-bentuk yang ada pada foto ini, dan menghilangkan pengaruh cahaya pada komposisi. BW adalah pilihannya. Untuk software nya saya menggunakan Silver Effect karena ini adalah software konversi BW yang paling nyaman dan mudah untuk digunakan menurut pendapat saya. Ada beberapa kontrol poin saya letakkan untuk memperbaiki brightness & contrast pada foto ini. Diantaranya di langit sebelah kiri digelapkan lagi agar lebih dramatis. Sedangkan bangunan – bangunan berwarna putih perlu saya atur ulang supaya lebih balance exposure & dynamic range nya.

Salah satu ide lain adalah dengan memutar foto ini 180 derajat. Pada kondisi ini foto saya beri judul “Day and Night” untuk menunjukkan kesan perubahan siang dan malam nya. Uniknya dedaunan & bunga yang jatuh di permukaan air danau menjadi seakan bintang-bintang di angkasa.

Pada refleksi terbalik ini seakan langit menjadi gelap selayaknya malam hari, dihiasi dengan taburan bintang. Unik menurut pendapat saya.

Jadi walaupun kita bukan pada photo trip kita tetap bisa memotret dengan baik, walau memang less ideal. Coba packing benar-benar secukupnya, tanpanya maka anda akan kecapean dulu sebelum mendapatkan hasil yang maksimal. Pahami area & kondisi di lapangan yang anda tuju.

MOTO YUK!!!




6 thoughts on “Lumphini Park – Day & Night”

  1. Keren dan idenya kreatif… satu foto bisa mendapat dua efek siang dan malam… luar biasa. Ditunggu foto Bangkok lainnya… GBU

  2. Keren Mas, Salut!! Kalau boleh tahu mas, itu Silver Effect independent software atau salah satu plug in di Photoshop?

    Thanks 🙂

Leave a Reply MY-ers ...