Last Sunrise of Ujung Genteng Jan 2011 – #8

Ini adalah kenangan hari terakhir di Ujung Genteng, yang juga merupakan sunrise terakhir disana. Tetap mempesona dengan keindahan pantai dan alamnya.

Photo parameter : Canon EOS 5dMarkII – EF 17-40 f4 L @ 17mm | Apperture Priority f22 | 1.3 secs | ISO50 | EV+1/3 | Standard Picture Style +4 saturation | GND Hard Edge 0.9x | CPL | Tripod

Menyusuri pantai ke lokasi yang jarang dijamah turis adalah salah satu trik untuk mendapatkan foto yang berbeda. Kali ini saya bersama teman-teman berjalan terus ke sebelah kanan pantai timur, menyusuri pantai, melewati jajaran kapal yang di parkir disana. Tidak ada orang disana, so agak spooky sih. Tapi bedanya adalah kita menemukan lokasi dengan foreground yang unik seperti foto di post ini. Foreground dari foto diatas adalah karang & tumbuhan laut yang menarik.

Sedangkan pada foto dibawah ini foreground nya adalah karang dan refleksi langit yang luar biasa cantik. Saya menghindari matahari di sebelah kanan masuk ke dalam frame, karena dengan demikian bisa over-exposure. CPL saya gunakan di kebanyakan pemotretan ini untuk mengatur jumlah refleksi yang ingin dimasukkan ke dalam foto, maklum banyak permukaan air yang memantulkan refleksi.

Photo parameter : Canon EOS 5dMarkII – EF 17-40 f4 L @ 17mm | Apperture Priority f22 | 2 secs | ISO50 | EV+2/3 | Standard Picture Style +4 saturation | GND Hard Edge 0.9x | CPL | Tripod

Photo parameter : Canon EOS 5dMarkII – EF 17-40 f4 L @ 17mm | Apperture Priority f22 | 1 secs | ISO50 | EV+2/3 | Standard Picture Style +4 saturation | GND Hard Edge 0.9x | CPL | Tripod

Sedangkan pada foto diatas yang dijadikan foreground adalah pasir yang ter-erosi debur ombak malam hari. Membentuk lekuk-lekuk yang sangat menarik dan memantulkan cahaya dari matahari pagi. Refleksinya memberikan kontur tersendiri. Saya sengaja gelapkan foto ini agar efek lekuk lekuk pada permukaan pasir pantai lebih terlihat.

Berbeda lagi dengan pemotretan dibawah ini. Foto ini diambil dengan teknik slow shutter sehingga deburan ombak seperti pusaran air. Tentunya tripod adalah keharusan, selain itu juga berani nyemplung ke air (barengan dengan tripod) juga keharusan. Oleh sebab itu saya menyarankan menggunakan sandal gunung yang didesain untuk lebih cepat kering, plus tripod dengan komponen besi yang minimal, untuk menghindari karat. Foto ini nampak seperti di tengah laut, padahal sebenarnya ketinggian air lautnya sekitar hanya 20 cm saja.

Photo parameter : Canon EOS 5dMarkII – EF 17-40 f4 L @ 19mm | Apperture Priority f22 | 1.3 secs | ISO50 | EV0 | Standard Picture Style +4 saturation | GND Hard Edge 0.9x | CPL | Tripod

Selalu coba lihat kesempatan yang ada, tidak selalu memotret sunrise artinya harus di dekat pantai, mencari matahari terbit, mengabadikan tonalnya. Heiii … banyak obyek lain juga lho, misalnya siluet yang saya dapat ketika baru saja sampai ke pantai timur ini. Kebanyakan orang mungkin tidak akan melihatnya, tapi kalau kita selalu waspada maka akan banyak obyek menarik yang bisa di abadikan.

Photo parameter : Canon EOS 5dMarkII – EF 17-40 f4 L @ 40mm – di crop lagi saat RAW convertion | Apperture Priority f4 | 1/20 secs | ISO800 | EV0 | Standard Picture Style +4 saturation

Happy landscaping ….. MOTO YUK!!!

 





5 thoughts on “Last Sunrise of Ujung Genteng Jan 2011 – #8”

    1. Bisa koq. Ada kurangnya sana sini pastinya tapi overall bisa. Yg wajib ada : tripod. Kalau mau tambah ok butuh filter gnd dan lensa super wide. Dah, cukup.

  1. thank’s a lot,Semua info2nya sangat bermanfaat sekali. Mas EDO saya mau nanya, saya masih bingung dengan filter yang Soft Dan Hard. apakah yg soft bisa juga di pakai dengan horizon yg tegas seperti pantai? dan apakah yg Hard bisa di pakai dengan horizon yg kurang tegas misalnya pegunungan, bebatuan dsb. atas jwbanya sy ucapkan bnyak terimaksih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *