How to make it? Hanoi Pics

Bagaimana akhirnya saya menghasilkan foto ini? Berikut ceritanya.

Tahap yang paling pertama adalah survey lokasi. Lokasi ini tidak terdapat di buku panduan manapun, karena memang bukan tourist attraction. Sehingga waktu yang cukup untuk menjelajah kota adalah kunci yang paling penting. Lokasi ini saya temukan bersama adik saya saat mencoba alternatif jalan lain ke restoran Pho24. Tentunya pada saat itu lighting belum ideal, sehingga kami hanya memikirkan komposisi kasar yang bisa diambil.

Beberapa hari kemudian pagi-pagi sekitar jam 6 saya sudah berada di lokasi. Lengkap dengan beban sekitar 8kg di punggung (tas kamera berisi lengkap semua peralatan dan tripod). Komposisi awal yang biasa diambil oleh kebanyakan orang adalah seperti di bawah ini :

Bagi saya pribadi komposisi ini kurang menarik karena terasa 2 dimensi. Mengapa? Karena bangunan kita ambil tepat dari depannya, sehingga tidak terasa perspektif dari bangunan. Ini membuat foto tampak flat. Selain itu karena kita mengambil terlalu rendah angle nya maka distorsi bangunan (terlihat bangunan meruncing ke atas) terlalu terlihat.

Sejak awal saya mengambil angle dari sisi sebelah kiri bangunan. Hal ini selain agar perspektif bangunan lebih terasa saya juga bisa menonjolkan pohon dengan bunga ungu yang ada di kiri bangunan. Kebetulan pohon ini jauh lebih kecil dari pohon di sebelah kanan, sehingga meletakkannya di depan akan membuatnya lebih menonjol. Foto pertama dari angle ini adalah sebagai berikut :

Setelah pengambilan foto ini ada 5 area yang ingin saya perbaiki. Pertama (no.1) adalah vignetting yang terjadi di ujung gambar. Tapi karena keterbatasan saya pikir lebih baik perbaiki di Photoshop nantinya. Kedua (no.2) adalah tidak balance nya langit dan foreground. Nampak bahwa langit sudah tepat exposurenya, tapi foreground masih agak gelap. Untuk ini saya menggunakan filter Gradual ND Soft Edge 0.6x.

Ketiga (no.3) adalah pathway yang ternyata malah mengganggu komposisi. Demikian pula dengan bangunan di no.4 dan no.5 yang ternyata mengganggu komposisi. Oleh sebab itu saya putuskan untuk mengambil fotonya dengan format portrait dan bukan landscape. Hasilnya :

f8 | 1/50 secs | ISO 200 | EV +2/3

Kendala foto ini ada 2, yaitu bagian tengah (yang saya lingkari warna pink) yang mengganggu komposisi dan foreground yang sedikit over exposure. Oleh sebab itu saya mengambil angle yang lebih rendah, hal ini membuat foreground (bunga-bunga) seakan nyambung sampai dengan gedungnya, tidak berhenti di jarak tertentu. Selain itu saya coba ukur ulang exposurenya. Ternyata dengan angle yang baru saya bisa menaikkan apperture hingga f11 (untuk meyakinkan hyperfocals distance tercapai) dengan shutter speed tetap di 1/50 secs. Hal ini akan memperbaiki exposurenya.

Sehingga setting akhirnya adalah di f11 – 1/50 secs – ISO200. Komposisinya saya sudah lebih puas demikian pula dengan kontrol exposurenya. Post processing tidak banyak dilakukan karena hasil dari kamera sudah sesuai dengan yang saya harapkan, kebetulan dynamic range pagi itu masih bisa di tangkap sepenuhnya oleh Canon 40D. Oleh sebab itu Canon DPP (freeware dari Canon) hanya digunakan untuk memproses RAW file nya (saya selalu memotret dengan RAW + Small fine JPEG). Proses disini mencakup meningkatkan sharpness dan sedikit saturasi. Picture style yang saya gunakan sudah sesuai yaitu landscape, sehingga kenaikan saturasi hanya +1 saja.

Sedangkan photoshop hanya saya gunakan untuk resize, unsharp mask filter dan save for web. Done 🙂 now you know how to do it. MOTO YUK !!!

3 thoughts on “How to make it? Hanoi Pics”

Leave a Reply MY-ers ...