Fuji XTrans Sensor

Beberapa my-ers mungkin belum terlalu paham apa bedanya Fuji dengan mirrorless pada umumnya. Sebenarnya kehebohan nya bukan dikarenakan bentuknya yang classic, atau karena harganya yang premium, atau yang lain. Tapi lebih karena sensor jenis baru yang di buat oleh Fuji, X-Trans CMOS sensor, yang di sebut sebut sangat tajam.

Jadi sensor tradisional yang digunakan DSLR dan mirrorless lain hingga saat ini mengadopsi susunan pixel RGB (dengan 1 pixel terdiri dari 1 sensor Red, 1 sensor blue dan 2 sensor Green).

Normal sensor

Susunan ini repetitif, sehingga mudah diproduksi dan mudah pula di proses (de-mosaicing – mengubah RAW menjadi JPEG). Oleh karenanya semua produsen menggunakan jenis sensor ini.

Tetapi susunan ini bukannya tanpa masalah. Karena repetisi nya maka dalam kondisi pemotretan pattern halus tertentu muncul lah Moire Pattern yang hasilnya tidaklah indah.

moire

Oleh karena itu “jalan pintas” yang diambil para produsen adalah dengan menggunakan filter anti alias. Percaya atau tidak filter yang diletakkan di depan sensor ini bertujuan mengaburkan sedikit hasil foto. Ya, jadi produsen secara sengaja (demi menghindari moire pattern) sebenarnya membuat sensor mereka sedikit lebih blur / tidak tajam.

normal sensor 2

Nikon D800E mencabut penggunaan anti alias ini, mengakibatkan peningkatan cukup signifikan dalam hal Image Quality. Tetapi masalahnya tetap sama, muncul moire pattern.

Fuji mengatasinya dengan lebih “cerdas” yaitu dengan mengubah susunan pattern nya menjadi “random”.

xtrans sensor

xtrans sensor 2

Dengan random nya pattern maka Moire Pattern bisa dihindari dan Anti Alias tidak lagi dibutuhkan. Sensor fuji bisa menghasilkan Image Quality maksimal nya, tanpa terbatas oleh filter anti alias, sementara tetap menghindari Moire Pattern.

Tetapi kendala tetap muncul, yaitu proses demosaicing menjadi sulit. Ini sebabnya banyak produsen software pengolah RAW (termasuk infamous DxO Optics) belum mampu mengolah RAW milik Fuji.

So? Pilihlah sesuai kebutuhan. Walau ada peningkatan image quality dengan di cabutnya Anti Alias filter, tetapi tidaklah sampai se signifikan itu sampai mata awam bisa membedakannya. Tetapi buat yang memiliki dana lebih dan mengejar kepuasaan pribadi dalam menjalankan hobby nya maka Fuji bisa menjadi salah satu pilihan.



2 thoughts on “Fuji XTrans Sensor”

  1. Tapi katanya moire pattern tidak muncul pada sensor berpiksel besar. Karena kerapatan pikselnya mampu menangkap garis-garis halus dengan lebih baik. Itu saya baca dari promosinya nikon D7100 yg tidak menggunakan filter anti alias juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *