Focal Length vs Kompresi

Membaca artikel ini membuat saya jadi berpikir ulang mengenai mitos bahwa lensa tele membuat kompresi perspektif. Mitos ini menyatakan bahwa saat kita menggunakan lensa tele maka focal length ini menyebabkan ukuran foreground dan background relatif sama, atau disebut mengalami kompresi.

Sedangkan pada lensa wide, foreground tampak lebih besar dan background mengecil. Lagi lagi ini di mitoskan dikarenakan pengaruh focal length wide.

Lebih detilnya beserta contoh bisa di baca di artikel ini : http://admiringlight.com/blog/perspective-correcting-myth/

Tetapi buat yang bingung, saya summary :

    • Kompresi dikarenakan focal length sebenarnya mitos. Berapapun focal length yang kita gunakan sebenarnya kompresinya sama.
    • Tetapi yang membedakan adalah posisi kita berdiri vs foreground / background. Makin kita menjauh dari foreground maka ukuran foreground dan background akan makin mirip – kita melihatnya sebagai kompresi focal length.
    • Makin kita mendekat dengan foreground maka ukuran foreground akan makin membesar dibandingkan dengan background nya.
    • Hanya saja, focal length tele membuat kita menjauh … karena kalau tidak foreground tidak bisa masuk ke dalam ruang bidik. Sedangkan focal length wide membuat kita (secara fisik) mendekat dengan foreground.
    • Pergerakan kita inilah sebenarnya yang membuat perbedaan … bukan focal length yang kita gunakan

Jadi apa gunanya? Artinya kita bisa mendapatkan hasil kompresi yang sama dengan focal length yang berbeda, asal kita berdiri di posisi yang sama (dan tentunya melakukan cropping setelahnya).

PS : apakah DOF nya berbeda? Ya pastinya. *topik lain yang lebih memusingkan

Leave a Reply MY-ers ...