Bunga – Bunga Liar – Part 2

Ini sehari setelah pemotretan bunga liar yang pertama. Saya kembali datang ke lokasi yang sama untuk memotret sedikit lebih lama (well cuma 15 menit juga sih). Kali ini suasananya agak berbeda karena matahari sudah lebih tinggi sedikit. Jadi selain mengambil dari angle yang sama (membelakangi matahari) seperti pada pemotretan pertama. Saya coba ambil angle menghadap matahari.

Akibat dari pose pemotretan ini maka muncul flare (lihat garis garis sinar matahari di bagian atas) dan juga posisi ini membuat sisi terluar dari bunga ter-ekspose sinar matahari. Lihat bulu-bulu bunga yang terlihat jelas pada foto dibawah ini.

Efek lain dari pemotretan dengan arah backlight ini adalah warna cenderung lebih “mendem” dibandingkan foto sebelumnya. Maklum, arah cahaya matahari berbeda maka dampak terhadap warna juga berbeda.

Salah satu trik pemotretan backlight adalah jangan memasukkan matahari sepenuhnya kedalam frame foto. Selain pasti over exposed parah dan jadi blok warna putih, dampak lainnya adalah flare yang tidak terkontrol. Kalau kita meletakkan matahari pada sudut luar foto maka flarenya relatif lebih bisa terkontrol. Malahan menjadi elemen pemanis dari foto.

Garis flare di sudut kiri atas foto diatas adalah hasil meletakkan matahari tepat diluar foto, sehingga yang masuk ke foto hanyalah flare yang terkontrol saja. Tidak sampai OE kemana mana. Tentunya beda lensa akan memiliki karakater flare yang berbeda pula.

Ayo, mumpung barusan mulai hujan dan tanaman liar mulai merebak, indah buat di foto. Coba pula tangkap keindahan embun / bekas air hujan di pagi hari. Have fun …


3 thoughts on “Bunga – Bunga Liar – Part 2”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *