Battery Grip – Do I need it?

Kalau kebutuhannya adalah tampil keren menggunakan non-1D series body maka jawabannya adalah : Yes, you need it badly. Lihat betapa keren tampilan dari Canon 400d yang sudah dilengkapi dengan battery grip.

Canon 400d dengan Battery Grip - courtesy of : http://www.flickr.com/

Battery grip (BG) / Vertical Grip (VG) adalah aksesoris tambahan buat body DSLR. Kegunaannya secara umum ada 2 (selain membuat tampak lebih keren ya) :

  • Memberikan daya tambahan (karena bisa 2 batere dipasangkan langsung / menggunakan batere ukuran AA) – ada juga yang kegunaannya wireless adapter. Sehingga body DSLR kita bisa terhubung langsung dengan jaringan wireless. Walau tidak umum disebut sebagai BG tapi bentunya mirip.
  • Memberikan kenyamanan saat memegang kamera, baik posisi horisontal maupun vertikal. Hal ini dikarenakan BG membuat body menjadi lebih panjang sehingga nyaman di genggam.
Canon BG E2N

Jadi kapan sebenarnya kita membutuhkan BG ?

Fungsi yang nomor satu sangat berguna apabila kita memotret situasi yang tidak boleh kehilangan momen dan tanpa jeda. Ini misalnya kondisi pemotretan liputan event. Misalnya dalam wisuda kita bisa memotret lebih dari 1.000 orang wisudawan/wati yang berjalan kontinu. Tidak ada jeda waktu dimana kita bisa mengganti batere yang habis. Jeda artinya kehilangan momen yang tidak bisa diulang. Pada kondisi seperti ini sangat wajar kita menggunakan BG agar jumlah foto yang kita bisa ambil bertambah.

Tapi apabila kita memotret obyek yang tidak memiliki karakter seperti liputan diatas, misalnya model / human interest, macro, dll, maka fungsi BG yang pertama sebenarnya tidak berlaku. Umumnya kita masih memiliki jeda waktu untuk mengganti batere, yang kita butuhkan adalah batere ekstra, bukan BG.

Fungsi kedua sebenarnya sangat subyektif. Jadi saya sarankan untuk mencoba terlebih dahulu sebelum membeli. Bagi saya yang memiliki lebar genggaman (lebar dari jari telunjuk sampai dengan kelingking) 5-6 cm + penggunaan lensa tele maka menggunakan body Canon xxxxD & xxxD terasa tidak nyaman tanpa menggunakan BG. Hal ini dikarenakan ergonomi kamera entry level ini memang hanya sekelas entry level. Di kelas entry level lensa tele pun hanya beberapa ratus gram beratnya. Di kelas semi-pro lensa tele bisa mencapai 1 kg beratnya. Sehingga grip yang tidak nyaman akan membuat tangan lekas pegal (dan kemudian shake) di sesi pemotretan panjang.

Itu sebabnya jika anda pengguna xxxxD atau xxxD, plus anda menggunakan lensa tele yang cukup berat, plus sesi pemotretan anda cukup panjang maka saya sangat menyarankan untuk membeli BG. Harganya sebanding dengan kenyamanan yang akan anda peroleh.

Tapi apabila anda menggunakan seri xxD atau xD maka menurut saya pribadi tidaklah membutuhkan BG. Ergonomi kamera kelas ini sudah jauh lebih nyaman. Kecuali anda ingin fungsi tambahan (wireless adapter), kelebihan dana, ingin keliatan keren atau ingin nyamannya memotret dalam posisi vertikal.

Nikon D90 with Vertical Grip - courtesy of : http://reviews.photographyreview.com/

Saya pribadi dulu sempat menggunakan BG pada saat menggunakan Canon 350D. Hal ini dikarenakan ergonomi 350D yang kurang nyaman digenggam oleh tangan saya. Jari kelingking saya masih “ngatung” / melayang saat saya memegang body DSLR karena kecilnya grip yang ada. Saat ini saya menggunakan Canon 40D tanpa BG. Penggunaan BG bagi saya tidak dibutuhkan karena :

  • Saya tidak butuh keliatan keren dari body kamera, lebih keren lensa L Series saya, apalagi yang warna putih … hahahaha.
  • Jumlah shot dari 1 buah batere 40D cukup banyak (seingat saya mencapai 500 shots tanpa flash – walau menurut review seharusnya 800 shots), jadi cukup saya bawa 1 buah batere ekstra di tas.
  • Saya jarang sekali memotret liputan, lebih banyak memotret human interest / landscape / macro sehingga saya memiliki cukup jeda waktu untuk mengganti batere kamera saya
  • Travel photography adalah salah satu hobi dan saat melakukannya saya ingin membawa beban minimum. Penambahan BG buat saya tidak ada gunanya karena hanya menambah beban di pundak saja, sementara saat ini saja sudah mencapai 8kg.
  • … uang buat membeli BG mendingan saya gunakan membeli aksesoris lain, misalnya filter GND? Lensa yang lebih baik mutunya? Tripod? Atau … sekedar penambah uang buat perjalanan? .. well personal preference

MOTO YUK !!!

2 thoughts on “Battery Grip – Do I need it?”

  1. setuju banget bro Edo..
    tapi 3 hal yg paling saya rasakan setelah pake BG di 40D saya
    yaitu:
    1. handling jadi tambah yahud karena kebetulan tangan saya agak besar sehingga menggenggamnya lebih pede + sekalian melatih kestabilan tangan karena beratnya.
    2. membantu tombol shutter yg sudah berasa agak lemah dibody karena kebetulan saya beli 40D second 😀 sehingga bisa menggunakan alternatif tombol shutter lain yang ada pada BG
    3. hunting model dengan portrait secara vertikal terasa lebih nyaman dan juga tidak mengganggu dan menghalangi orang lain yg ingin memotret karena tangan kita yang melebar kesamping.

    ini cuma yg saya rasakan 🙂

    thanks

  2. Thanks Bramz haha betul juga ya, fungsi tambahan buat yg shutter button dah lemah 🙂

    Buat yg tangan gede emang enak pake BG. Agree with that. Sama aja kalau cewe tangan mungil pake 500d juga ga perlu pake BG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *