Bali … #1

Masih sama menggunakan Canon EOS 40D dan lensa kesayangan EF-S 17-55 f2.8 IS

“Wood Carving at Tenganan” | 23mm | Apperture Priority @ f5.6 | 1/50 secs | ISO400 | EV-2/3 | Improve sharpness, saturation & contrast using Canon DPP

Detil ukiran kayu ini luar biasa sekali, sampai saya terpana karena keindahannya. Ukurannya mungkin sekitar 50 x 60 cm. Untuk pemotretan di lokasi yang relatif agak gelap ini saya terpaksa menggunakan ISO400 (ISO tertinggi sebelum noise untuk Canon 40D) dan apperture yang mepet f5.6. Kalau mau menggunakan apperture yang lebih sempit lagi misalnya f8 saya takut shutter speed nya tidak sampai. Sedangkan dibawah f5.6 pada focal length ini biasanya ada saja yang tidak sharp.

“Topeng topeng Tenganan” | 17mm | Apperture Priority @ f8 | 1/50secs | ISO400 | EV-2/3 | Crop, sharpening & improve saturation & contrast using Canon DPP

Barisan topeng yang dipasang di dinding luar rumah tradisional di Tenganan ini sangat menarik hati. Tapi saya harus kembali ke lokasi 3 kali sebelum mendapatkan foto ini. Hal ini karena cahaya matahari pada kesempatan 1 dan 2 terlalu extrem dan keras. Sehingga kalau dipaksakan memotret maka entah bagian yang kena cahaya terlalu putih, atau bagian yang tidak kena cahaya terlalu gelap. Pada kesempatan ke-3 kebetulan mendung menutupi matahari sebentar (paling hanya 5 menit). Saat itulah saya berlari-lari untuk memotretnya. Pada kondisi cahaya inilah baru saya mendapatkan yang saya mau, yaitu seberkas cahaya mengenai bagian tengah foto secara diagonal, sehingga memberi efek dimensi pada foto.

Bali memang selalu penuh dengan spot foto yang menarik 🙂

Leave a Reply MY-ers ...