Auto Focus di Mirrorless semakin cepat?

Masih ingat tulisan saya soal auto focus di DSLR dan mirrorless? (buat yang belum baca silahkan baca : Part 1 dan Part 2) – Dahulu salah satu yang membedakan antara kamera DSLR dan mirrorless adalah adanya sistem auto focus Phase Detection di DSLR. Hal ini membuat proses DSLR mencari fokus saat tombol shutter ditekan separuh lebih cepat dibandingkan mirrorless yang hanya mengandalkan contrast detection AF.

Tapi belakangan ini produsen kamera mirrorless juga mengeluarkan sistem phase detection nya sendiri – walau berbeda dengan sistem di DSLR. Akibatnya? Sistem AF mirrorless makin cepat. Tapi buat yang sudah paham dengan diagram dibawah ini tentunya bingung (seperti saya) bagaimana caranya mirrorless mendeteksi jarak kalau dia tidak memiliki mirror dan sensor khusus phase detection?

Tiap produsen tentunya memiliki “rahasia” nya sendiri. Berikut adalah penjelasan Fuji untuk sensor phase detection mereka :

Fuji mempekerjakan sejumlah pixel “cacat”. Sebagian di tutup sisi kanan nya sehingga hanya bisa melihat cahaya yang datang dari sisi kiri lensa. Sedangkan sebagian lagi ditutup sisi kiri nya, sehingga hanya bisa melihat cahaya dari sisi kanan lensa. Setelahnya prosesor kamera menganalisa dan menentukan jarak yang tepat.

diagramFujiPhase

Sama dengan DSLR hanya saja bedanya di mirrorless ini tidak dikerjakan oleh sensor tersendiri, melainkan sebagai bagian dari sensor. Idenya sangat cerdas, dan proses pembuatannya tentu saja jauh lebih kompleks dibandingan dengan di DSLR.

Saya belum mencoba langsung sistem AF dengan phase detection ini, apakah sudah setara kecepatan AF nya dibandingkan dengan DSRL. Tapi yang jelas dengan ditemukannya sistem AF phase detection di mirrorless maka makin jelas arah perkembangan mirrorless dalam menggantikan DSLR di masa yang akan datang. Dengan ukuran yang jauh lebih compact, hasil yang nampak langsung di LCD (mempermudah bagi para pemula), dan (sekarang) sistem AF yang makin cepat disertai dengan (nantinya) jumlah lensa berkualitas yang makin banyak maka mirrorless akan terus berkembang.

Hal ini terlihat dari launching produk mirrorless yang makin banyak :

  • Samsung NX300 – kamera mirrorless 20MP dengan kemampuan lensa 2D dan 3D
  • Fuji X100s – lanjutan dari X100 yang terkenal
  • Sony NEX 6 – harga “ekonomis” tetapi sudah lengkap sekali
  • belum lagi banyak lensa baru yang diluncurkan oleh para produsen mirrorless

Mungkin ada my-ers yang mau share pengalaman menggunakan sistem AF baru yang lebih cepat ini? Apakah memang lebih cepat dan makin mendekati kecepatan DSLR?

motoyuk signature white




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *