(AU) Turimetta Beach – Narrabeen

Pantai Turimetta di area Narrabeen ini tidaklah jauh dari pusat kota Sydney (koordinat area di google map : 33°42’02.5″S 151°18’32.4″E).

Masih terjangkau oleh transportasi publik. Saya sendiri pergi ke area ini 2 kali. Kali pertama menggunakan kereta yang di lanjutkan dengan bis (untuk detil gunakan Google Map Application, sangat membantu), dan kali kedua naik mobil teman. Well, agak susah memang dengan transportasi publik mengejar sunrise (kereta baru  mulai jalan agak siangan), tapi sunset sih ok. Apabila menggunakan Opal Card maka akan sangat murah untuk pergi di hari Minggu, karena mau jalan jalan sejauh apapun maksimal seharian cuma AUD 2.5

Begitu sampai di pantai ini ada 3 area menarik :

Di sebelah kiri tidak ada karang yang terlalu menarik, tetapi saat sunrise dengan matahari kuat maka kita bisa dapat siluet siluet menarik dengan lekuk ombak yang juga menarik

Golden Moment

Di bagian tengah ada area dengan karang yang unik pattern nya, bisa di eksplore. Area ini relatif aman karena ombak pecah di tengah laut dan tidak terlalu parah mengenai area ini.

Turimetta

Area di kanan paling menarik, lengkap dengan area berlumut hijau, karang berbentuk tangga (dengan potensi slow shutter) dan juga karang ukuran besar yang bisa di jadikan foreground menarik. Masalah utama area ini adalah ombaknya besar apabila air pasang sedang tinggi. So kalau mau bagus ya cari saat dimana ombak medium.

Turimetta

Ada banyak teknik pemotretan bisa di aplikasikan di area ini sebenarnya. Dari yang advanced seperti slow shutter (saya sudah pernah bahas mengenai ini), atau yang sederhana seperti mencari foreground yang tepat.

Turimetta

Saking banyaknya foreground sering kita bingung sendiri, atau begitu mendapatkan lokasi yang ok maka gak mau pindah dari situ. Ingat, waktu sunrise / sunset terbatas, gunakan sebaik baiknya. Cari foreground baru. Explore. Jangan hanya berhenti diam di lokasi tertentu yang rasanya sudah bagus. Ingat, waktu sunrise / sunset terbatas.

Turimetta
Turimetta

Trik lain yang mungkin sering dilupakan, sweet spot lensa memang diantara f8 – f11. Di aperture itulah ketajaman maksimal di peroleh, tanpa adanya difraksi lensa. Tapi bukan berarti haram untuk menggunakan f22 dengan iso rendah untuk mendapatkan slow shutter, apabila ND filter dengan stop yang diinginkan tidak tersedia.

Jangan lupa pula teknik hyperfocal yang bisa digunakan untuk memastikan ketajaman maksimal antara foreground dan background.

Turimetta

Semua teknik ini sudah pernah di bahas di motoyuk, atau juga di buku buku yang diterbitkan motoyuk. Silahkan di cari dan di baca terlebih dahulu, ada pertanyaan silahkan di tanyakan di FB Group atau di web ini.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *